Liburan Mbappe Picu Kontroversi Jelang El Clasico, Fans Madrid Bereaksi Keras
Rabu, 06 Mei 2026, 07:19 WIBMADRID, SPANYOL â Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan liburan ke Sardinia saat masih dalam masa pemulihan cedera hamstring, keputusan yang memicu kemarahan sebagian pendukung jelang laga krusial El Clasico melawan Barcelona.
Meski perjalanan tersebut dilakukan dalam periode libur yang diberikan klub kepada pemain cedera, termasuk Thibaut Courtois dan Arda Guler, reaksi publik tetap keras. Di media sosial, sejumlah suporter bahkan menyerukan agar Mbappe hengkang, diperkuat dengan beredarnya gambar bertuliskan âFueraâ (keluar) yang viral di kolom komentar akun resmi klub.
Petisi daring juga muncul, mengajak fans untuk âbersuara demi masa depan klubâ. Situasi semakin panas setelah foto Mbappe bersama aktris Ester Exposito tersebar luas, tepat saat Madrid bersiap menghadapi Espanyol dalam laga penting La Liga.
Madrid memang berhasil menang 2-0 dalam pertandingan tersebut. Namun pelatih Alvaro Arbeloa memberikan komentar yang dinilai sebagai sindiran halus.
âKami tidak membangun Real Madrid dengan pemain yang bermain memakai tuksedo, tetapi dengan pemain yang mengakhiri laga dengan keringat dan lumpur, melalui kerja keras dan pengorbanan,â ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub.
Pihak Mbappe membantah kritik yang muncul, menyebutnya sebagai interpretasi berlebihan terhadap aktivitas selama masa pemulihan yang tetap diawasi klub.
âSebagian kritik didasarkan pada persepsi yang tidak sesuai dengan realitas komitmen dan kerja keras harian Kylian untuk tim,â ujar perwakilannya.
Sang kapten timnas Prancis sendiri sebelumnya telah menyinggung tekanan yang ia hadapi. Dalam podcast bersama Aurelien Tchouameni, ia mengatakan: âApa pun yang Anda lakukan, Anda akan tetap dikritik. Jadi lebih baik melakukan apa yang Anda inginkan dan tetap menjadi diri sendiri.â
Secara statistik, kontribusi Mbappe tetap impresif dengan 41 gol dari 41 pertandingan musim ini. Namun sejak kembali dari cedera pada pertengahan Maret, ia disebut mulai mendapat kritik karena dianggap terlalu individualistis.
Media Spanyol juga melaporkan bahwa Mbappe mulai terisolasi di ruang ganti, terutama di tengah kekecewaan karena musim keduanya bersama Madrid berpotensi berakhir tanpa trofi besar.
Pernyataan rekan setim seperti Vinicius Junior dan Jude Bellingham usai kemenangan terakhir turut memicu spekulasi adanya ketegangan internal.
âKami bertarung dan bermain bersama. Saat kami seperti itu, kami lebih kuat,â ujar Vinicius. Sementara Bellingham menekankan pentingnya tetap âbersatu hingga peluit akhir musimâ.
Interaksi hangat antara Vinicius dan Bellingham di media sosial, yang pernah meraih Liga Champions bersama sebelum kedatangan Mbappe, semakin memperkuat dugaan adanya dinamika baru dalam ruang ganti Madrid.
Di tengah tekanan tersebut, El Clasico akhir pekan ini bukan hanya soal perebutan poin, tetapi juga menjadi ujian besar bagi harmoni skuad dan kepemimpinan Mbappe di Santiago Bernabeu.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Piala Dunia, Bawa Prancis Unggul Sementara, Mbappe Samai Messi dalam Mencetak Gol
-
Piala Dunia 2026: Kane Gagal Manfaatkan Peluang, Inggris Tersandung Ghana
-
Pemkab Situbondo Permudah Izin Investasi Hotel Bintang 4 di Kawasan Pesisir Kendit
-
Update Klasemen Sementara Piala Dunia: Inggris dan Kolombia Teratas Puncaki Grup L & K
-
Dari Perangkat hingga Infrastruktur, Lenovo Bangun Fondasi AI Enterprise untuk Organisasi Modern
-
Tumbang dari Filipina dan Malaysia, Skuad MLBB Indonesia Tetap Lolos ke Asian Games 2026! Kok Bisa?
-
Jalan Rasuna Said Kini Lebih Asri dan Enak Dipandang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.