- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI Gandeng LPDP P...
Pemprov DKI Gandeng LPDP Pusat, Matangkan Program LPDP Khusus Jakarta
Senin, 04 Mei 2026, 11:47 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Pusat untuk mematangkan rencana program LPDP khusus Jakarta.
âSedang dalam pematangan persiapan. Bappeda, kemudian Dinas Pendidikan, Asisten dan Sekda sedang memfinalisasi kerja sama dengan LPDP Pusat,â kata Gubernur DKI Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5).
Pramono menyebut, alasan Pemerintah Jakarta menggandeng LPDP Pusat adalah untuk mempersingkat waktu agar program tersebut segera terealisasi. Sebab, jika institusi LPDP khusus Jakarta didirikan terlebih dulu, maka prosesnya akan memakan waktu lama.
âKalau didirikan institusinya di DKI Jakarta prosesnya terlalu lama, padahal kami ingin mudah-mudahan tahun depan LPDP-nya untuk Jakarta bisa mulai dibagikan,â jelas Pramono.
Sebelumnya, Pramono menyebut, Pemprov DKI Jakarta berencana mengirim sekitar 100 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri melalui skema LPDP.
Dari jumlah tersebut, Pramono memastikan akan ada kuota khusus bagi putra-putri Betawi dan warga Jakarta.
"Pada tahap awal, kami akan mengirim kurang lebih 100 mahasiswa. Dari situ saya akan memberikan kuota untuk anak-anak Betawi dan anak Jakarta. Karena bagaimanapun, sebagai ibu kota dan sesuai undang-undang, kita juga harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk sekolah di luar negeri," kata Pramono.
Lebih lanjut, Pramono juga mengungkapkan rencana pembentukan LPDP Jakarta sebagai program beasiswa daerah yang akan melengkapi skema bantuan pendidikan yang sudah ada.
Program ini diharapkan dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Ibu Kota.
Menurutnya, LPDP Jakarta nantinya akan difokuskan untuk mendukung mahasiswa berprestasi, khususnya dari kalangan Betawi agar dapat menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Selama ini, Pemprov DKI telah memiliki program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Namun, sebelumnya kedua program tersebut hanya mencakup jenjang pendidikan sarjana (S1).
Kini, Pramono memastikan bahwa cakupan bantuan pendidikan tersebut telah diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).
Untuk studi ke luar negeri tetap akan difokuskan melalui skema LPDP yang dikelola bersama pemerintah pusat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Ada 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
-
Dua Gol Cepat Pulisic Antar AC Milan ke Puncak Klasemen Serie A
-
Pencarian Korban Pesawat ATR, Basarnas: Total Temuan 10 Kantong Paket
-
Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan Selamat, Ditjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar
-
Rasakan Suasana Kuliah di Inggris Sambil Naik MRT Jakarta Lewat Kampanye Study UK
-
Hari ke-7 Evakuasi Korban Longsor Banjarnegara, Tim SAR Gabungan Temukan Dua Jasad di Kedalaman 3 Meter
-
Warga antre mendapatkan takjil gratis di Bogor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.