Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investasi Rp1,2 Triliun Perkuat Ekosistem Kawasan IKN

📅 Senin, 04 Mei 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Rp1,2 Triliun Perkuat Ekosistem  Kawasan IKN Doc: Antara

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebutkan kegiatan investasi yang dilakukan PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi dengan total nilai 1,2 triliun rupiah semakin memperkuat ekosistem kawasan di IKN.

“Kerja sama berupa investasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan proyek komersial dan fasilitas pendukung di IKN,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Sabtu (2/5), saat ditanya menyangkut investasi di Sepaku, Penajam Paser Utara, yang merupakan bagian kawasan IKN.

“Investasi itu bakal semakin memperkuat ekosistem kawasan di IKN,” tambahnya.

Menurut dia, kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran tersebut tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif.

Ia menjelaskan, PT Dian Jaya Indonesia, perusahaan real estat yang merupakan anak usaha dari Dian Development Co.Ltd. asal Korea Selatan, mengembangkan proyek apartemen dan hotel di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di kawasan Pusat Pendidikan (Education Precinct).

Proyek tersebut direncanakan mulai dibangun pada triwulan IV 2026 di atas lahan sekitar 33.201 meter persegi dengan estimasi nilai investasi lebih kurang Rp1,15 triliun.

Berinvestasi di IKN karena kawasan ini dirancang sebagai kota pintar (smart city) yang modern, menurut Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, dengan kepastian regulasi dan insentif fiskal, maka potensi peningkatan nilai properti dan bisnis akan signifikan di masa depan.

Sementara itu PT Biru Makmur Abadi mengembangkan fasilitas pusat olahraga (sport center) dan restoran di kawasan KIPP 1C, berlokasi di sekitar kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma.

Proyek yang diharapkan dapat mendukung aktivitas kawasan pendidikan sekaligus memperkaya fasilitas publik masyarakat tersebut, direncanakan dimulai pada triwulan IV 2026 dengan luas lahan lebih kurang 16.387 meter persegi dan estimasi investasi sekitar Rp50 miliar.

IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang strategis, kata Direktur PT Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah sangat relevan dengan tren global.

Sebelumnya, Otorita IKN jugamembantu meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal di sekitar ibu kota baru Indonesia yang di bangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. “Pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor digencarkan,” ujar Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Fase Gugur Dimulai, Belanda Hadapi Maroko

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Fase Gugur Dim...
Ekonomi
Perluas Penerbangan Interna...

Kacau, Lingkungan Sekolah Dihujani Iklan Rokok Ilegal

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kacau, Lingkungan Sekolah D...
Luar Negeri
Dunia Digugah untuk Membant...
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.