Masuk Hari Kedua, Tim SAR Perluas Upaya Pencarian Dzikri Maulana yang Hilang di Gunung Ijen

Kamis, 19 Feb 2026, 14:54 WIB

BANYUWANGI - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi, Jawa Timur I Made Oka Astawa memperluas area pencarian pada hari kedua terhadap Muhammad Dzikri Maulana, pendaki yang dilaporkan hilang saat mendaki di jalur Taman Wisata Alam Kawah Ijen.

Dikutip dari Antara, pada Rabu (18/2), Dzikri Maulana, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, berangkat mendaki bersama empat rekannya, dan saat tiba di puncak Kawah Ijen, korban terpisah dari rombongan dan hingga saat ini belum ditemukan.

Ket. Foto: Tim search and rescue unit satu melakukan penyisiran jalur pendakian dari Paltuding hingga puncak Kawah Ijen dengan jarak kurang lebih 3,6 kilometer menggunakan metode hasty search. — Sumber: Istimewa

"Pada operasi SAR hari kedua, pukul 06.30 WIB seluruh unsur melaksanakan briefing dan membagi kekuatan menjadi dua search and rescue unit (SRU)," kata Oka Astawa di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.

Dalam operasi SAR pendaki hilang di jalur Kawah Ijen itu, lanjut dia, melibatkan sebanyak 41 personel gabungan dari Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Polsek Licin, Koramil Licin, KSDA Gunung Ijen, Banyuwangi SAR Independen, serta masyarakat setempat.

Menurut dia, operasi SAR pada hari kedua dibagi menjadi dua search and rescue unit (SRU). SRU satu melakukan penyisiran jalur pendakian dari Paltuding hingga puncak Kawah Ijen dengan jarak kurang lebih 3,6 kilometer menggunakan metode hasty search.

"Sedangkan SRU dua melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan pola open grid (type II) seluas satu kilometer persegi untuk memperluas cakupan dan memastikan tidak ada area yang terlewat," kata Oka Astawa.

Dia menambahkan untuk cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung proses pencarian pendaki, dan upaya pencarian akan terus dimaksimalkan dengan memperhatikan keselamatan personel.

"Kami mengoptimalkan penyisiran jalur utama pendakian serta memperluas area pencarian di sekitar lokasi dengan metode grid. Seluruh unsur bekerja secara terkoordinasi dan sistematis," kata Oka Astawa.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.