PT KAI Siap Dukung Investigasi KNKT dan Perbaiki 564 Perlintasan Kereta
Jumat, 01 Mei 2026, 20:00 WIBJAKARTAÂ - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung investigasi terhadap peristiwa gangguan operasional pada 27 April 2026. Sebanyak 564 titik perlintasan sebidang telah mendapatkan penanganan khusus sepanjang periode Januari-Maret 2026.
âInvestigasi dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan berbasis data. Hasilnya akan menjadi dasar dalam memperkuat sistem keselamatan ke depan,â ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Kamis (30/4).
Manajemen pusat menjalin koordinasi intensif bersama pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung transparansi data. Seluruh temuan penting dari proses penyelidikan akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan standar operasional perjalanan kereta.
Karakteristik angkutan publik ini memerlukan ruang aman khusus karena rangkaian gerbong memiliki bobot yang sangat besar. Pihak manajemen menekankan sistem pengereman darurat tidak bisa menghentikan laju kendaraan baja tersebut secara seketika.
âKereta api melayani ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu rangkaian, dengan massa dan kecepatan yang membutuhkan jarak pengereman panjang. Dalam kondisi tertentu, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak seperti kendaraan di jalan raya. Karena itu, ruang aman di jalur rel dan perlintasan menjadi sangat krusial untuk dijaga bersama,â ujar Anne.
Penyelenggara jasa angkutan tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 yang mengatur sistem transportasi perkeretaapian nasional. Peraturan lain tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) turut memandu tata cara melintas pada perlintasan sebidang.
âSetiap pengguna jalan perlu meluangkan waktu sejenak untuk berhenti, tengok kanan dan kiri, lalu memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas, baik di perlintasan berpalang maupun tidak. Kereta api membawa ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu perjalanan dan tidak dapat berhenti secara mendadak, sehingga ruang aman di perlintasan menjadi tanggung jawab kita bersama. Kebiasaan sederhana ini bukan sekadar aturan, tetapi bentuk kepedulian yang menjaga keselamatan kita semua,â ujar Anne.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginformasikan simulasi sistem persinyalan mulai berjalan untuk identifikasi masalah. Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berusaha keras memahami respons perangkat teknis ketika berada dalam situasi di lapangan.
Perusahaan plat merah ini memetakan persebaran titik pertemuan jalan di wilayah Pulau Jawa dan wilayah Pulau Sumatra. Fokus penanganan saat ini mengarah pada perlintasan resmi serta jalur tidak resmi demi keamanan perjalanan pelanggan kereta.
âKami terus mendorong peningkatan keselamatan di perlintasan melalui kolaborasi lintas sektor. Penutupan perlintasan berisiko serta pembangunan flyover dan underpass menjadi bagian penting dalam upaya ini,â ujar Anne.
Tim lapangan melaporkan terdapat total 3.888 titik perpotongan jalan sebidang yang tercatat di Jawa dan Sumatra. Angka tersebut merinci keberadaan 2.799 lokasi resmi dan sisanya adalah akses perlintasan liar bagi penduduk sekitarnya.
Penjagaan ketat kini sedang dilakukan pada 2.112 titik pertemuan jalur untuk mencegah potensi kecelakaan yang membahayakan publik. Terdapat 1.776 lokasi lain yang berstatus belum dijaga dan membutuhkan kewaspadaan lebih bagi para pengendara jalan raya.
Komitmen penuntasan investigasi ini ditegaskan kembali oleh Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya. Perusahaan berjanji akan menjaga keselamatan perjalanan kereta api bagi seluruh pelanggan tetap dan masyarakat luas.
âKAI akan terus mendukung proses investigasi hingga tuntas melalui kolaborasi erat dengan KNKT, Kementerian Perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan, serta berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api bagi seluruh pelanggan dan masyarakat,â ucap Wisnu Pramudya. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Tertabrak Kereta di Bawah Flyover Sidoarjo, Nenek 70 Tahun Meninggal
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
-
Double-Double Track Nggak Cukup! Fitra: Mau Tekan Kecelakaan, Pisahkan Jalur KRL & Kereta Jarak Jauh
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.