Tak Cukup Tingkatkan Penjualan, Perempuan Wirausaha Perlu Pahami Keuangan dan Branding
Rabu, 05 Agu 2026, 17:23 WIBJAKARTA â Perempuan yang menjalankan usaha tidak hanya dituntut mampu meningkatkan penjualan, tetapi juga perlu memahami kondisi keuangan bisnis dan membangun identitas usaha yang kuat. Dua kemampuan tersebut menjadi fokus dalam sesi ketiga Sequis Shepreneur Learning Series yang digelar Sequis Life.
Dalam sesi pembelajaran tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai financial check-up untuk bisnis dan keluarga serta strategi membangun personal branding di era digital. Materi Financial Check-Up for You and Your Family disampaikan Regional Training Manager Sequis Life Atiek Suhartatiek. Sementara materi Crafting Your Authentic Personal Brand in Digital Era dibawakan praktisi digital branding sekaligus content creator Zata Ligouw. Melalui dua materi tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga diajak melakukan simulasi untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan mengembangkan strategi personal branding yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
Mengukur Kesehatan Keuangan Usaha
Atiek mengajak peserta memahami pentingnya mengetahui kondisi keuangan secara menyeluruh melalui pencatatan dan penyusunan laporan keuangan bisnis. Menurut materi yang disampaikan, usaha kecil dengan pola arus kas yang tidak stabil memiliki kemungkinan hampir dua kali lebih besar untuk tutup dibandingkan usaha yang memiliki arus kas lebih teratur.
Karena itu, pelaku usaha perlu memiliki kemampuan membaca kondisi keuangan sebelum mengambil keputusan bisnis. Peserta kemudian diajak melakukan simulasi analisis keuangan yang mencakup neraca atau balance sheet, laporan arus kas, perhitungan kekayaan bersih (net worth), penyusunan anggaran, serta sejumlah indikator kesehatan keuangan.
Dari simulasi tersebut, peserta diarahkan untuk mengidentifikasi persoalan keuangan dan menyusun langkah perbaikan. Rencana tersebut antara lain mencakup penguatan dana darurat, pengelolaan arus kas, hingga strategi investasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
âBanyak pelaku usaha berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi jarang yang secara rutin mengevaluasi kondisi keuangan pribadi dan bisnisnya. Padahal, keputusan bisnis yang tepat selalu berawal dari pemahaman yang baik terhadap kondisi keuangan,â kata Atiek melalui keterangannya pada hari Rabu (5/8).
Menurut dia, financial check-up dapat membantu pelaku usaha mengelola arus kas, mengendalikan pengeluaran, sekaligus membuat rencana pengembangan bisnis secara lebih terukur.
Personal Branding Jadi Bagian dari Strategi Bisnis
Selain kondisi keuangan, kredibilitas juga menjadi faktor yang semakin penting bagi keberlangsungan usaha. Di tengah banyaknya pilihan produk dan layanan, konsumen tidak hanya mempertimbangkan harga dan kualitas, tetapi juga tingkat kepercayaan terhadap pemilik maupun merek usaha. Dalam konteks tersebut, personal branding menjadi salah satu instrumen yang dapat digunakan pelaku usaha untuk membangun kredibilitas.

Praktisi Digital Branding dan Content Creator Zata Ligouw membawakan sesi Crafting Your Authentic Personal Brand in Digital Era. Dalam sesi ini, peserta Sequis Shepreneur diajak memahami bahwa personal branding yang autentik merupakan salah satu cara membangun kredibilitas usaha. Personal branding tidak lagi sekadar menjadi sarana promosi, tetapi telah menjadi aset strategis yang mencerminkan nilai, kompetensi, dan karakter pemilik usaha secara konsisten sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat daya saing bisnis. (Dok. Sequis)
Zata Ligouw dalam sesi Crafting Your Authentic Personal Brand in Digital Era menjelaskan bahwa personal branding tidak sekadar digunakan untuk mempromosikan produk. Identitas personal pemilik usaha juga dapat menjadi aset strategis yang mencerminkan nilai, kompetensi, dan karakter bisnis kepada publik.
Peserta kemudian diajak mengenali Unique Selling Proposition (USP) dengan mengidentifikasi kekuatan, keterampilan, serta keunikan yang dapat menjadi pembeda dari kompetitor. Materi juga mencakup sejumlah tahapan dalam membangun personal branding, mulai dari mindset branding, branding canvas, authentic branding, hingga digital branding.
Tidak berhenti pada aspek konsep, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai cara melakukan audit akun media sosial, menyusun konten visual dan copywriting, menerapkan etika digital, serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu menemukan ide, menyusun, dan mengelola konten. Zata menilai konsistensi antara identitas pemilik usaha, komunikasi yang disampaikan, serta kualitas produk atau layanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
âAuthentic personal branding tidak hanya meningkatkan visibilitas usaha, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan dengan pelanggan,â ujar Zata.
Menurut dia, identitas yang kuat dan konsisten membuat sebuah bisnis lebih mudah diingat sekaligus memiliki pembeda di tengah persaingan. Namun, personal branding tidak cukup dibangun melalui pencitraan. Komunikasi yang autentik, penyampaian informasi produk secara jujur, serta kesesuaian antara pesan yang disampaikan dengan kualitas produk dan layanan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pelanggan. Karena itu, Zata mengingatkan pelaku usaha agar setiap akun media sosial yang dimiliki dapat memperkuat citra bisnis.
Dorong Kapasitas Perempuan Wirausaha
Sequis Life berharap pembelajaran mengenai financial check-up dan personal branding dapat menjadi bekal bagi peserta Sequis Shepreneur untuk mengembangkan usaha yang lebih bertumbuh dan berkelanjutan. Program tersebut juga diarahkan untuk membantu peserta meningkatkan ketahanan usaha dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis, terutama di tengah perkembangan teknologi digital dan persaingan yang semakin ketat.
Sequis Life menyatakan akan melanjutkan berbagai sesi pembelajaran untuk memperkuat kompetensi bisnis dan literasi keuangan peserta. Sequis Shepreneur merupakan bagian dari platform Better Tomorrow with Sequis, yang menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Sequis Life melalui program literasi keuangan dan edukasi kepada masyarakat.
- UMKM
- Kecerdasan Buatan
- Sequis Life
- Teknologi AI
- literasi keuangan
- wirausaha perempuan
- bisnis perempuan
- Better Tomorrow with Sequis
- perempuan wirausaha
- literasi finansial
- Personal Branding
- Kewirausahaan
- Sequis Shepreneur
- Financial check-up
- Digital branding
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Rupiah Kembali Melemah, Dipicu Anjloknya Harga Minyak Mentah Brent
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Rebutan Takhta Grup B Piala Dunia 2026: Intip Susunan Skuad Ngeri Swiss vs Kanada
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.