Ini Sosok Maliya Finda yang Meninggal saat Pendakian Gunung Piramid
Rabu, 05 Agu 2026, 17:15 WIBSURABAYA --Duka menyelimuti sebuah rumah yang berada di Jalan Cipunegara, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Rabu (5/8). Salah satu penghuninya, Maliya Finda (51) dikabarkan meninggal dunia diduga terjatuh di Gunung Piramid, Bondowoso.
Almarhum Finda rupanya bukan sembarang pendaki. Meski hobi itu baru dijalani pada 2023 silam, setiap dua minggu sekali Finda pergi ke gunung. Anak Finda, Fara (30) bilang ibunya sebenarnya punya hobi bersepeda. Tapi sejak mendaki bukit Padar di Labuan Bajo pada 2023 lalu, Finda mulai cinta dengan dunia pendakian.
âMama suka bersepeda, komunitasnya di sepeda itu ngajakin mendaki, jadi sekarang sering mendaki,â ungkap dia saat ditemui.
Finda hampir setiap minggu mendaki gunung. Terkadang menginap, kadang langsung pulang atau tektok. âPernah ke (gunung ) di Makasar, di Medan, kalau di Jatim jarang izin (ke Fara),â ucapnya.
Fara bilang, sebelum Finda dikabarkan hilang Finda pamit kepadanya hendak mendaki gunung ke Bondowoso. Rencananya, setelah turun , Finda berencana berkunjung ke rumah Fara di Bali. âMama itu sudah lama ingin ke Gunung Piramid, tapi aku bukan anak gunung, aku gak tahu gunung yang boleh dan enggak, bilangnya mau ke Bondowoso,â ucapnya.
Biasanya, setelah turun gunung, Finda memberi kabar Fara. Tapi, saat kejadian, Finda tak kunjung memberi kabar pada Fara. âSaya telepon jam 8 malam hari minggu, kok gak ada kalau aku chat Ma, gitu jawab âapa sayang?â tapi ini kok gak ada,â ungkap Fara.
Biasanya, Fara tak pernah panik saat sang ibu pamit ke baik gunung. Tapi, hari itu Fara begitu panik. Fara dan suaminya pun segera mencari kabar keberadaan sang ibu.
Keduanya menelpon sahabat Finda bernama Rini. Rini mengatakan bahwa Finda mendaki Gunung Piramid bersama dengan seorang pemandu. âTante Rini lah yang menghubungi semua orang gunung,â katanya.
Singkat cerita, suami Fara akhirnya berangkat dari Bali ke Bondowoso. Proses pencarian Finda kemudian dilakukan dibantu pemandu lokal serta tim pencarian atau SAR. âSudah ketemu aku gak tahu. Aku tahunya dari TikTok (Finda meninggal dunia), suami itu gak tega kayaknya,â ucap dia.
Dua pendaki Gunung Piramid di Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026). Namun, hingga Selasa petang, keduanya belum dapat dievakuasi karena medan yang ekstrem serta pertimbangan keselamatan tim penyelamat.
Kedua korban masing-masing adalah Maliya Finda (51), warga Wonokromo, Surabaya, dan Irfan Nasrul Laili (35), pemandu pendakian asal Desa Wonosari, Kabupaten Bondowoso.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan kedua korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 12.13 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 170 meter dari titik kejadian dengan heading 76 derajat ke arah tenggara. âKedua korban ditemukan berada di dasar tebing dengan kemiringan sekitar 40 derajat dan kedalaman kurang lebih 60 meter,â ujarnya.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung berupaya melakukan proses evakuasi. Namun hingga pukul 18.00 WIB, evakuasi belum dapat diselesaikan karena kondisi mulai gelap, area kerja yang sangat sempit, serta medan yang curam sehingga berisiko terhadap keselamatan personel.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, BPBD Kabupaten Bondowoso, TNI, Polri, PMI, Brimob, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Wanadri, relawan SAR, komunitas pencinta alam, serta masyarakat setempat. Proses evakuasi dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu (5/8/2026) mulai pukul 06.00 WIB dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR.
- Pendaki Meninggal
- Gunung Piramid
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
YBM PLN UID Jakarta Raya Salurkan Bantuan untuk 1.200 Generasi Penerus Bangsa
-
Maliya dan Irfan Ditemukan Meninggal di Bawah Tebing Punggung Naga Gunung Piramid
-
Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 Sasar Pasar Global Lewat Inovasi Wisata Edukasi
-
Jangan Tunggu Krisis! Daerah Rawan Pangan Harus Jadi Prioritas
-
Awas Penipuan Berkedok Customer Service Palsu di Media Sosial, Incar Data Pengguna!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.