Parade Legenda McLaren Ramaikan Miami Jelang Momen Bersejarah Formula 1
Jumat, 01 Mei 2026, 00:40 WIBMIAMI â McLaren menghadirkan pertunjukan spektakuler di jalanan Miami, Kamis (30/4), dengan menampilkan mobil-mobil juara dunia yang dikendarai para legenda lintasan, sebuah selebrasi sejarah panjang tim jelang tonggak 1.000 balapan Formula 1.
Juara bertahan Lando Norris bersama rekan setimnya Oscar Piastri tampil memukau bersama dua mantan juara dunia, Mika Hakkinen dan Emerson Fittipaldi, dalam parade yang menghibur ribuan penggemar di kawasan Coconut Grove.
Awalnya, ajang di Miami ini dirancang sebagai perayaan resmi balapan ke-1.000 McLaren, pencapaian yang sebelumnya hanya diraih Ferrari. Namun, pembatalan seri di Bahrain dan Arab Saudi akibat konflik Timur Tengah membuat momen bersejarah tersebut ditunda hingga Grand Prix Monako pada bulan Juni mendatang, lokasi debut McLaren pada 1966 oleh pendirinya, Bruce McLaren.
âKami sebenarnya ingin merayakannya di sini,â ujar Norris. âTapi tetap menyenangkan bisa melihat semua mobil, sejarah, dan para pembalap yang pernah menjadi bagian dari McLaren. Ini pencapaian besar dan saya bangga menjadi bagian kecil darinya.â
Salah satu sorotan utama datang dari Fittipaldi yang kini berusia 79 tahun. Juara dunia 1974 itu mengemudikan McLaren M23 bermesin V8, mobil legendaris yang juga mengantarkan James Hunt meraih gelar 1976.
âSaya memang bagian kecil dari sejarah McLaren, tapi tim ini punya warisan luar biasa,â kata Fittipaldi, yang sebelumnya juga meraih gelar dunia bersama Lotus pada tahun 1972.
Hakkinen, juara dunia 1998 dan 1999, menghidupkan kembali kejayaan lewat MP4-14 bermesin V10. Sementara Bruno Senna, keponakan mendiang Ayrton Senna, mengemudikan MP4/6 dengan raungan khas mesin V12.
Tak hanya itu, Tony Kanaan, juara Indianapolis 500 2013, turut ambil bagian dengan mobil IndyCar Arrow McLaren.
âBisa berada di antara mereka saja sudah luar biasa, apalagi berbincang langsung,â ujar Piastri.
Norris dan Piastri kemudian tampil bersama mengendarai mobil juara dunia 2008 milik Lewis Hamilton, menyapa para penggemar sebelum naik ke panggung untuk sesi wawancara.
âSenang melihat begitu banyak orang. Biasanya kami harus serius dan fokus balapan, jarang bisa sekadar bersenang-senang seperti ini,â kata Norris. âBahkan setelah juara tahun lalu, saya tidak sempat melakukan burnout. Jadi ini momen untuk benar-benar menikmati.â
McLaren datang ke Miami dengan catatan impresif setelah memenangi dua edisi terakhir, Piastri tahun lalu dan Norris pada tahun 2024. Peluang mencetak hat-trick terbuka, meski Mercedes tampil dominan sejak awal era regulasi baru.
Piastri memilih realistis. âTahun lalu kami punya keunggulan besar di trek seperti ini, tapi sekarang tidak lagi. Jadi kita lihat saja nanti,â ujarnya.
Dengan potensi cuaca tak menentu dan regulasi baru yang mulai diuji, akhir pekan ini diprediksi penuh tantangan. âIni akan jadi akhir pekan penuh perubahan. Siapa yang paling cepat beradaptasi akan punya peluang finis lebih tinggi,â tambahnya.
Di tengah perayaan sejarah dan atmosfer festival, McLaren tak hanya menghidupkan nostalgia, tetapi juga menegaskan ambisi mereka untuk terus bersaing di garis depan Formula 1.
Berita Terkait:
-
Antonelli Tak Terbendung, Juara di GP Jepang dan Pimpin Klasemen F1
-
Real Sociedad Hancur Lebur, Villarreal Menggila di Estadio de la Ceramica
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
-
Kepala Bulog Gorontalo: Stok Beras Aman Hingga Tujuh Bulan
-
Hentikan Segala Bentuk Perpecahan di Media Sosial
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Van Dijk Minta Maaf Usai Liverpool Dibantai Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.