Minta Selat Hormuz Dibuka, Trump Klaim Iran Kini Berada di Ambang Kehancuran

Kamis, 30 Apr 2026, 01:00 WIB

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim Iran kini berada di ambang kehancuran dan telah meminta Washington membuka kembali Selat Hormuz “secepat mungkin”.

“Iran baru saja memberi tahu kami bahwa mereka dalam kondisi “nyaris runtuh,” tulis Trump di platform Truth Social, Selasa (28/4).

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump — Sumber: Antara

“Mereka ingin kami ‘membuka Selat Hormuz’ sesegera mungkin, karena mereka sedang mencoba menyelesaikan situasi kepemimpinan mereka (yang saya yakini akan dapat mereka lakukan!).”

Namun, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut komunikasi tersebut, dan belum ada konfirmasi langsung dari pejabat Iran.

Pernyataan Trump itu mengemuka di tengah laporan bahwa ia tidak puas dengan proposal dari Iran untuk membuka kembali selat tersebut dan mengakhiri perang.

Menurut The New York Times, Trump mendapat pengarahan mengenai rencana tersebut dalam pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih pada Senin, mengutip sumber anonim.

Proposal itu dikabarkan berisi seruan agar AS mengakhiri blokade pelabuhan Iran, memperpanjang gencatan senjata atau menjadikannya permanen, serta memulai pembicaraan nuklir setelah pembatasan maritim dicabut. Proposal itu tidak membahas program nuklir Iran, yang menjadi poin utama bagi AS.

AS dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran sejak 28 Februari 2026 yang menewaskan lebih dari 3.300 orang, menurut otoritas Iran. Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan aset-aset AS di kawasan.

AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada 8 April yang dimediasi Pakistan. Meski gencatan itu awalnya dijadwalkan berakhir pada 22 April, Trump mengumumkan perpanjangan tanpa batas waktu pada 21 April atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan kepala militer Asim Munir.

Tekan Ekspor Minyak Iran

Presiden Trump juga dilaporkan menginstruksikan para stafnya untuk menyiapkan blokade lebih lanjut terhadap Iran.

Laporan The Wall Street Journal yang mengutip pejabat AS menyebutkan bahwa dalam sejumlah pertemuan terbaru, Trump memilih untuk terus menekan ekonomi dan ekspor minyak Iran dengan mencegah lalu lintas pelayaran ke dan dari pelabuhan negara tersebut.

Menurut para pejabat, Trump menilai opsi lain seperti melanjutkan pemboman atau menarik diri dari konflik memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan mempertahankan blokade.

Terbaru, Trump pada Rabu mendesak Iran agar segera “bersikap lebih cerdas” terkait kesepakatan nuklir, seraya menegaskan bahwa ia tidak akan lagi bersikap lunak.

“Iran tidak bisa membereskan masalahnya. Mereka tidak paham cara menandatangani kesepakatan non-nuklir. Mereka harus segera bersikap lebih cerdas,” kata Trump.

Unggahan tersebut juga menampilkan gambar Trump mengenakan setelan jas dan kacamata hitam sambil memegang senjata api, dengan latar ledakan di lanskap Iran.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.