- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Nilai Iran Sengaja U...
Trump Nilai Iran Sengaja Ulur Waktu Perundingan
Rabu, 29 Apr 2026, 21:11 WIBTOKYO - Presiden AS Donald Trump lagi-lagi menyalahkan Iran atas mandeknya perundingan untuk mengakhiri perang yang dilancarkan AS-Israel terhadap negara itu dua bulan lalu.
Trump mengatakan di media sosial bahwa "Iran baru saja memberi tahu kami bahwa mereka dalam 'keadaan runtuh'" dan ingin Selat Hormuz dibuka kembali "sesegera mungkin."
Pernyataan itu muncul setelah Iran mengajukan usulan baru kepada AS untuk mengakhiri perang.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pada Senin bahwa Trump dan tim keamanan nasionalnya telah meninjau usulan tersebut.
Usulan Iran itu dikabarkan berisi seruan agar Selat Hormuz dibuka kembali dan perang diakhiri, sementara perundingan terkait nuklir ditunda.
"Batasan Presiden (Trump) terkait Iran telah dibuat sangat jelas, tak hanya kepada publik Amerika tetapi juga kepada kepemimpinan Iran. Saya tak akan mengatakan mereka sedang mempertimbangkannya," kata Leavitt.
Tuntutan AS agar Iran menghentikan program pengayaan uranium menjadi salah satu poin utama dalam perundingan.
Tanpa prospek perundingan langsung, pemerintahan Trump tampak tidak merespons positif usulan terbaru dari Iran, yang dilaporkan mencakup syarat agar AS mencabut blokade ke pelabuhan Iran sebelum Iran membuka kembali selat tersebut.
Menurut komando pusat militer AS, blokade tersebut telah mengalihkan 39 kapal komersial.
AS dan Iran kesulitan mencapai kesepakatan damai sejak perundingan tingkat tinggi yang dimediasi Pakistan pada pertengahan April berakhir tanpa hasil.
Menurut CNN, para mediator memperkirakan Iran akan mengajukan usulan baru dalam beberapa hari ke depan. Ant/Kyodo
- donald trump
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Kronologi Pembunuhan Berencana WNA Asal Korsel di Buaran, Bekasi
-
Donald Trump Ikut Buka Suara! Hukuman Balogun Mendadak Dicabut FIFA Sebelum Babak 16 Besar
-
Korsel Desak Trump Pimpin Penyelesaian Damai dengan Korut
-
Trump Klaim Investasi Manufaktur AS Capai US$19,2 Triliun, AI Disebut Bakal Menguras Listrik Amerika
-
Trump Ancam Pungut Tarif 100 Persen Imbas Pajak Jasa Digital
-
Indonesia-Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis, Perkuat Industri Pertahanan
-
Tembus Blokade Gaza, Dompet Dhuafa Kemas Daging Kurban Jadi Kalengan untuk Palestina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.