Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberantasan Penyakit Menular di Papua

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberantasan Penyakit Menular di Papua Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus (ketiga kanan) meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Sentani Kota, Rabu (29/4/2026).

Sentani - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI fokus untuk memberantas penyakit menular khususnya tuberkolosis (TBC) di Indonesia termasuk Papua sesuai arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus di Sentani, Rabu, mengatakan Indonesia merupakan negara yang menempati peringkat ke dua kasus TBC terbanyak di dunia.

"Sementara kasus TBC di Papua sangat tinggi di mana untuk Kabupaten Jayapura ditemukan sebanyak 1.400 kasus TBC pada akhir 2025 dan hingga April 2026 ditemukan 400 kasus baru sehingga sudah mencapai 1.800 kasus," katanya.

Menurut Benjamin, pihaknya segera melakukan upaya pencegahan dan pengobatan terhadap pasien TBC karena jika tidak diobati maka bisa menular ke keluarga pasien yang lain.

Dia menjelaskan, kunjungan kerja ke Papua juga menjadi bagian dari sosialisasi bersama pemerintah daerah dengan target Indonesia bebas TBC dan malaria pada 2030.

"Papua sendiri masih menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar kasus malaria di Indonesia dengan lebih dari 90 persen dari total kasus secara nasional," ujarnya.

Dia menambahkan selain itu, Kemenkes juga mempunyai program lintas kementerian yaitu pembangunan rumah layak huni untuk membantu pasien TBC dan keluarga tidak mampu.

"Kemenkes mendapatkan bantuan pembangunan rumah 8.000 unit dan untuk Papua ditargetkan sebanyak 500 unit rumah layak huni," katanya lagi.

Dia mengatakan untuk Kabupaten Jayapura mendapat 100 unit rumah layak huni, sehingga diharapkan adanya program ini dapat mendukung proses penyembuhan pasien TBC di daerah tersebut.

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan Permenas Mandenas mengatakan kunjungan bersama Kemenkes RI ke Papua bertujuan memperkuat komitmen seluruh daerah dalam percepatan eliminasi malaria, HIV, TBC, malaria, dan kusta.

"Kami akan terus mengawasi perkembangan program ini supaya upaya untuk eliminasi penyakit menular bisa berjalan maksimal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.