Jembatan Merah Putih Presisi Ponorogo Rampung, Akses Warga dan Pelajar Kembali Lancar

Selasa, 28 Apr 2026, 06:35 WIB

Ponorogo, Jawa Timur - Kolaborasi Polres dan Pemkab Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah merampungkan program nasional Jembatan Merah Putih Presisi, yakni akses penghubung Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, dengan Kecamatan Jenangan.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Senin (27/4), mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan akses masyarakat, khususnya pelajar.

Ket. Foto: Sejumlah warga melintasi Jembatan Merah Putih Presisi yang telah rampung diperbaiki di Desa Wagir Lor, Ponorogo, Jawa Timur. — Sumber: Antara

“Alhamdulillah, pembangunan jembatan ini dapat diselesaikan untuk mendukung mobilitas warga dan anak-anak sekolah,” kata Andin.

Ia menjelaskan, sepanjang 2026 Polres Ponorogo bersama Pemkab telah menangani empat titik jembatan rusak melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. 

Dari jumlah tersebut, tiga jembatan telah selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Empat titik kami tangani, tiga di antaranya sudah selesai, termasuk di Wagir Lor, Desa Munggu, dan Grogol, Kecamatan Sawoo,” ujarnya.

Jembatan sepanjang 40 meter itu sebelumnya rusak akibat longsor dan sempat memutus akses utama warga, sehingga masyarakat harus memutar hingga sekitar 20 kilometer.

Pembangunan jembatan merah putih tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pelajar yang sebelumnya harus menempuh jarak lebih jauh demi keselamatan.

Salah satu pelajar, Gwenzy Elmayra Gusti, mengaku kini dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman tanpa harus memutar jauh.

“Sekarang bisa lewat sini lagi, lebih dekat dan aman,” ujarnya.

Warga lainnya, Puji Mustikasari, juga menyampaikan terima kasih atas perbaikan jembatan tersebut yang dinilai sangat membantu, terutama saat musim hujan.

Kapolres menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memetakan wilayah lain yang membutuhkan perbaikan infrastruktur serupa.

“Kami akan terus mendata titik-titik yang perlu penanganan agar akses masyarakat tetap terjaga,” katanya.(*)

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.