Herdman Siapkan Wajah Baru Hadapi Timor Leste

Kamis, 30 Jul 2026, 06:18 WIB

JAKARTA – Tim nasional Indonesia berpeluang menampilkan komposisi berbeda saat menghadapi Timor Leste dalam pertandingan kedua Grup A ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 di Chonburi Municipality Stadium, Tailan, Jumat (31/7). Pelatih John Herdman memberi sinyal kuat akan melakukan rotasi pemain demi menjaga kebugaran skuad di tengah padatnya jadwal turnamen, sekaligus memastikan performa Skuad Garuda tetap stabil hingga fase gugur.

Kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di laga pembuka di Stadion Pakansari, Bogor, menjadi modal berharga bagi Indonesia. Selain mengantarkan tiga poin pertama, hasil tersebut memberikan keleluasaan bagi Herdman untuk mulai mengatur distribusi menit bermain seluruh anggota skuad tanpa mengurangi ambisi mempertahankan tren kemenangan.

Ket. Foto: Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7). — Sumber: ANTARA/Bayu Pratama S

Laga kontra Kamboja sekaligus menjadi panggung bagi Mitchell Baker. Penyerang yang menjalani debut di Piala AFF itu langsung mencetak hattrick. Dua gol lainnya disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven. Produktivitas tersebut memperlihatkan bahwa Garuda memiliki banyak pilihan di lini serang, sebuah keuntungan yang sangat dibutuhkan dalam turnamen dengan jadwal pertandingan yang rapat.

Meski puas dengan hasil yang diraih, Herdman menegaskan pekerjaannya belum selesai. Baginya, menjaga kondisi fisik pemain sama pentingnya dengan mengumpulkan poin. Karena itu, rotasi akan menjadi bagian penting dari strategi Indonesia sepanjang Piala AFF 2026.

“Pemain lain secara strategis dirotasi untuk meningkatkan menit bermain mereka. Beberapa baru pulih dari cedera, lainnya belum mendapatkan waktu bermain karena mereka juga tanpa klub. Jadi ada begitu banyak hal yang sedang kami tangani saat ini,” ujar Herdman seusai pertandingan.

Pelatih asal Inggris tersebut sebenarnya sudah mulai menerapkan rencananya ketika menghadapi Kamboja. Setelah Indonesia unggul 3-0 pada babak pertama, sejumlah pemain inti ditarik keluar lebih awal. Langkah itu bukan hanya untuk menyegarkan permainan, tetapi juga mengurangi risiko cedera yang kerap menghantui turnamen dengan jadwal padat.

“Saya sangat senang mendapatkan tiga poin. Tim memiliki kekompakan yang luar biasa. Ketika unggul 3-0 di babak pertama, saya memiliki kesempatan melakukan rotasi dan mengeluarkan pemain dari lapangan sehingga mereka tidak berisiko cedera,” katanya.

Herdman menegaskan, setiap pergantian pemain telah masuk dalam perencanaan jangka panjang. Menurutnya, keberhasilan sebuah tim dalam turnamen tidak hanya ditentukan kualitas sebelas pemain utama, tetapi juga kesiapan seluruh anggota skuad ketika dibutuhkan.

“Langkah demi langkah, rotasi, perencanaan, akumulasi menit bermain, keamanan pemain, memaksimalkan performa pemain pada waktu yang berbeda dalam turnamen. Ini seperti papan catur yang sedang kami gerakkan saat ini,” ujarnya.

Pernyataan tersebut membuka peluang terjadinya perubahan cukup signifikan pada susunan pemain saat menghadapi Timor Leste. Di bawah mistar, Cahya Supriadi berpeluang mendapat kesempatan tampil menggantikan Nadeo Argawinata. Pergantian itu diyakini tidak akan mengurangi kekuatan lini belakang yang kemungkinan tetap diperkuat Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Brian Fatari.

Di sektor tengah, Kadek Agung diprediksi kembali dipercaya sebagai penyeimbang permainan dengan dukungan kreativitas Egy Maulana Vikri. Sementara itu, Wahyu Prasetyo dan Tim Geypens berpotensi mengisi kedua sisi lapangan untuk memberikan energi baru dalam skema tiga bek yang menjadi andalan Herdman.

Perhatian terbesar tertuju pada lini depan. Baker memang sedang berada dalam performa terbaik setelah memborong tiga gol ke gawang Kamboja. Namun, justru karena menjadi aset penting, penyerang tersebut berpeluang diistirahatkan agar tetap bugar menghadapi laga-laga penentuan berikutnya.

Jika skenario itu diterapkan, Jens Raven diperkirakan menjadi ujung tombak sejak menit pertama. Penyerang muda tersebut berpeluang mendapat dukungan Rizky Eka Pratama dan Saddil Ramdani yang memiliki kecepatan serta kemampuan menyerang dari kedua sisi sayap.

Kedalaman skuad yang dimiliki Indonesia membuat Herdman memiliki banyak alternatif tanpa harus mengorbankan kualitas permainan. Setiap pemain dituntut siap mengisi peran masing-masing sehingga intensitas permainan Garuda tetap terjaga sepanjang turnamen.

Persaingan Grup B

Sementara itu, persaingan di Grup B juga semakin memanas. Malaysia mengukuhkan diri di puncak klasemen setelah membekuk Laos 4-0 di Stadion Kuala Lumpur. Paulo Josue membuka keunggulan menjelang turun minum, disusul gol Endrick, gol bunuh diri Viengxay Sydavong, dan Wan Kuzain.

Myanmar pun menjaga peluang lolos ke semifinal setelah menundukkan Filipina 4-1 di New Clark City Athletic Stadium. Kyaw Min Oo, Than Paing yang mencetak dua gol, serta Win Naing Tun menjadi aktor kemenangan Myanmar. Hasil tersebut membuat Malaysia memimpin klasemen dengan enam poin, diikuti Thailand dan Myanmar yang sama-sama mengoleksi tiga poin, sedangkan Filipina serta Laos masih belum meraih angka. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Indonesia (3-4-3)

Cahya Supriadi

Rizky Ridho, Jordi Amat, Brian Fatari

Wahyu Prasetyo, Kadek Agung, Egy Maulana Vikri, Tim Geypens

Rizky Eka Pratama, Jens Raven, Saddil Ramdani.

  • Jadwal Timnas Indonesia

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.