Resmi Dudung Abdurachman Jadi Kepala Staf Kepresidenan Ini Rekam Jejak Lengkapnya

Senin, 27 Apr 2026, 16:20 WIB

Jakarta – Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Muhammad Qodari.

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Ket. Foto: Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman saat menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9/2025). — Sumber: Antara

Sebelum menjabat KSP, Dudung diketahui mengemban tugas sebagai Penasihat Khusus Presiden Prabowo Subianto di bidang pertahanan nasional. Penunjukan ini menambah panjang rekam jejaknya di lingkaran strategis pemerintahan.

Dudung bukan sosok baru di lingkungan militer. Selama berkarier di TNI Angkatan Darat, ia menempati berbagai posisi penting, mulai dari Pangdam Jaya, Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad), hingga Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Perjalanan karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1988. Pria kelahiran Bandung, 19 November 1965 itu kemudian bergabung dalam Korps Infanteri TNI AD.

Pada awal karier, Dudung menjabat sebagai komandan peleton di Batalyon Infanteri Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti di Atambua, Nusa Tenggara Timur, pada periode 1989–1994. Satuan ini juga pernah menjadi tempat berdinas mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kariernya terus berkembang dengan menduduki sejumlah posisi, di antaranya komandan kompi, komandan kelas satuan pendidikan di Pusat Kesenjataan Infanteri, hingga Wakil Komandan Yonif 401/Alugoro dan Yonif 401/Banteng Raider. Ia juga pernah menjabat Kepala Staf Kodim 0733/Semarang serta perwira operasi di Kodam II/Sriwijaya.

Saat berpangkat letnan kolonel, Dudung dipercaya menjadi Komandan Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya, kemudian menjabat Dandim 0406/Musi Rawas dan Dandim 0418/Palembang. Kariernya semakin menanjak setelah meraih pangkat kolonel dan mengisi sejumlah jabatan di Mabes TNI.

Ia kemudian mendapatkan kenaikan pangkat menjadi perwira tinggi saat menjabat Wakil Gubernur Akmil (2015–2016), dilanjutkan sebagai staf khusus KSAD dan Wakil Asisten Teritorial KSAD.

Pada 2018, Dudung dipromosikan menjadi mayor jenderal dan menjabat sebagai Gubernur Akmil hingga 2020. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Kodam Jaya (2020–2021). Saat menjabat Pangdam Jaya, Dudung sempat menjadi sorotan publik karena sejumlah kebijakan tegasnya, termasuk penertiban baliho yang dipasang organisasi masyarakat.

Kariernya kembali menanjak ketika ditunjuk sebagai Pangkostrad pada 2021. Namun, pada tahun yang sama, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai KSAD.

Dudung menjabat sebagai KSAD selama lebih dari satu tahun hingga akhirnya memasuki masa pensiun pada 19 November 2023.

Dengan latar belakang militer yang kuat dan pengalaman di berbagai posisi strategis, Dudung kini dipercaya mengemban peran baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan untuk mendukung jalannya pemerintahan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.