- Home
-
- Luar Negeri
-
- Penguin Afrika: Si Kaki Hi...
Penguin Afrika: Si Kaki Hitam yang Berjuang di Ambang Kepunahan
Minggu, 26 Apr 2026, 20:38 WIBCAPE TOWN - Afrika Selatan (Afsel) memperingati Hari Penguin Sedunia pada Sabtu (25/4) dengan kembali menyerukan peringatan tentang penurunan populasi penguin Afrika yang sangat terancam punah.
Spesies yang memiliki nama ilmiah Spheniscus demersus itu ditingkatkan statusnya menjadi "Sangat Terancam Punah" pada 2024 dalam Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN), mencerminkan penurunan populasi yang tajam di seluruh benua Afrika bagian selatan.
Dalam sebuah pernyataan, Southern African Foundation for the Conservation of Coastal Birds (SANCCOB) mengatakan Hari Penguin Sedunia 2026 merupakan pengingat bahwa melindungi penguin Afrika bukanlah "sekadar momen", melainkan komitmen harian.
Organisasi tersebut baru-baru ini mengembalikan delapan penguin Afrika ke Boulders Beach Penguin Colony di Cape Town setelah menyelesaikan perjalanan rehabilitasi mereka.
"Penguin Afrika menghadapi kepunahan di alam liar dalam masa hidup kita, tetapi masih ada harapan melalui tindakan kolektif," menurut pernyataan tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Cape Town mengatakan bahwa meskipun dunia merayakan ke-18 spesies burung yang tidak bisa terbang ini, hari itu juga merupakan pengingat bahwa penguin Afrika kini termasuk di antara populasi yang paling "berisiko" secara global.
"Kota ini ikut serta dalam perayaan Hari Penguin Sedunia tahun ini dengan rasa cemas dan khawatir. Setelah penguin Afrika ditingkatkan statusnya menjadi Sangat Terancam Punah dalam Daftar Merah IUCN pada 2024, kini hanya ada kurang dari 10.000 pasangan pembiakan yang tersisa," kata anggota Komite Wali Kota untuk Perencanaan Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Eddie Andrews.
Dia mengatakan Pemerintah Cape Town terus berinvestasi dalam Tim Jagawana Penguin khusus, sebuah proyek kemitraan dengan SANCCOB untuk memerangi ancaman-ancaman tersebut. Ant/Xinhua
- Afrika Selatan
- Cape Town
- penguin
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Fajar/Fikri Kejar Gelar All England 2026 Tanpa Beban
-
Belajar dari Jogja, Kemendagri Minta Dana Otsus Papua dan Aceh Lebih Transparan
-
Menu Favorit Ramadhan di Malut: Gohu Ikan Disantap dengan Sagu dan Ubi Rebus
-
Pemkot Tangerang: Program Beasiswa Sekolah Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia
-
Donor Darah HUT ke-21 DPD
-
Kemendikdasmen Prioritaskan Anggaran Revitalisasi Bangun 1 TK di 1 Desa
-
Pasca Lebaran, Satgas Saber Pangan Terus Pantau Pasar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.