Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global

Jumat, 24 Apr 2026, 01:00 WIB

Jakarta – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menilai program pengembangan energi hijau dan energi baru terbarukan (EBT) menjadi magnet kuat bagi investor global untuk menanamkan modal di Indonesia.

“Ini sejalan dengan keinginan investasi terutama dari luar negeri. Karena ini adalah investasi yang punya dampak positif terhadap kehidupan dan environment ke depannya,” kata Rosan sebagaimana diberitakan Antara, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4).

Ket. Foto: Petani menyemprotkan pestisida ke tanaman jagung dengan latar belakang kincir angin Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulsel.. — Sumber: ANTARA/Hasrul Said

Ia menambahkan, berbagai program energi bersih yang dijalankan pemerintah selaras dengan minat investor global.

“Program-program yang ada ini sejalan dengan appetite investasi mereka, sehingga (minat investasi terkait energi bersih di Indonesia) semakin meningkat,” ujarnya.

Rosan menegaskan, pemerintah berkomitmen mempercepat target Net Zero Emission (NZE) dari 2060 menjadi 2050. Upaya tersebut diwujudkan melalui percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke tenaga surya (PLTS), serta pengembangan energi panas bumi (geothermal) yang menarik minat investor, termasuk dari Jepang.

“Hal-hal seperti ini, selain stabilitas pemerintah, juga program-program prioritas pemerintah juga sejalan dengan appetite untuk mereka berinvestasi di Indonesia,” kata Rosan.

Ia berharap peningkatan investasi di sektor energi hijau juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Pemerintah, kata dia, terbuka memberikan insentif bagi proyek yang mampu menciptakan lapangan kerja.

“Kalau investasi di bidang renewable, penyerapan tenaga kerja tinggi, kita terbuka untuk memberikan insentif juga. Jadi parameter kita, insentif itu diberikan tidak semata-mata nilai investasi yang besar, tapi yang kita lihat juga adalah dari segi penyerapan tenaga kerjanya,” ujar Rosan.

Sementara itu, PT PLN (Persero) menekankan pentingnya prinsip keadilan (fairness) dalam menciptakan iklim investasi EBT yang sehat. Direktur Manajemen Risiko PLN Adi Lumakso menyebut, proyek EBT membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah dan swasta.

“PLN juga akan menciptakan iklim investasi yang menarik, artinya ada fairness disini. Ada fairness itu, ya, memang ini ada porsinya masing-masing, kemudian dipastikan para pihak yang terkait itu juga akan menjalankan return yang memadai, supaya dapat investasi,“ kata Adi.

Ia menambahkan, transisi energi memerlukan investasi besar, termasuk dalam pembangunan infrastruktur dan konektivitas jaringan listrik antarpulau.

“Memang program (pengembangan EBT) ini besar sekali, karena memang mengubah (transisi energi) ini, diperlukan investasi yang luar biasa. Itu emang besar sekali, terkait sama kapasitas yang dibangun juga besar, apalagi negara kita negara kepulauan,” ujarnya.

Adi memastikan PLN tidak berjalan sendiri dalam pengembangan EBT, melainkan menggandeng pemerintah dan mitra strategis.

“PLN tidak akan sendiri. PLN masih menggandeng pemerintah (terkait) regulasi, kemudian juga dari swasta untuk sama-sama, dan juga para mitra strategis di instansi pemerintah dan juga swasta agar bisa kolaborasi, sinergi untuk memastikan ini bisa jadi bagus,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah terus memperkuat komitmen transisi energi melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 dengan target tambahan kapasitas pembangkit 69,5 GW, di mana 76 persen berasal dari energi terbarukan.

Potensi Panas Bumi

Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) Ali Ahmudi Achyak menilai energi panas bumi berpotensi menjadi pendorong utama transisi energi nasional.

“Panas bumi bisa menjadi game changer, terutama karena Indonesia memiliki salah satu cadangan terbesar di dunia,” kata Ali.

Menurutnya, panas bumi mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus menekan emisi karbon. Ia juga menyoroti kinerja positif Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang terus meningkat.

“Jika kinerja (bisnis) seperti ini terus dijaga dan diperluas, bukan tidak mungkin transisi energi akan berjalan lebih agresif,” ucap Ali.

Ia menegaskan, potensi besar panas bumi menjadikannya bukan hanya peluang ekonomi, tetapi juga strategi jangka panjang menuju kemandirian energi.

“Dengan potensi besar yang belum tergarap sepenuhnya, panas bumi bukan hanya peluang ekonomi, tetapi juga strategi jangka panjang menuju kemandirian energi yang berkelanjutan,” katanya.

  • Transisi Energi

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.