Chelsea Terancam Gagal Total Musim Ini
Kamis, 23 Apr 2026, 06:47 WIBLONDON - Pelatih Liam Rosenior meluapkan kemarahan usai Chelsea dipermalukan Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3 dalam lanjutan Liga Inggris di Amex Stadium, Rabu (22/4) dini hari WIB. Kekalahan itu disebutnya âtak bisa diterimaâ, sembari menuding para pemainnya kehilangan hasrat, semangat, dan keberanian.
Tiga gol tuan rumah yang dicetak Ferdi Kadioglu, Jack Hinshelwood, dan Danny Welbeck meruntuhkan ambisi The Blues untuk menembus zona Liga Champions. Kekalahan tersebut juga mencatatkan rekor kelam: untuk pertama kalinya sejak 1912, Chelsea menelan lima kekalahan beruntun di liga tanpa mampu mencetak satu gol pun.
Performa buruk itu kian diperparah dengan catatan tujuh kekalahan dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi. Dari sembilan pertandingan liga terakhir, Chelsea hanya meraih satu kemenangan. Mereka kini terpuruk di posisi ketujuh klasemen, tertinggal tujuh poin dari Liverpool yang berada di peringkat kelima, batas akhir untuk tiket Liga Champions.
Di tengah tekanan suporter yang mulai menyerukan pemecatannya, Rosenior tanpa ragu menyalahkan para pemain. Dalam pernyataan pascalaga yang tajam, dia menegaskan tak bisa lagi membela performa timnya.
âSaya pernah membela pemain ketika itu memang tepat, tetapi tidak untuk penampilan seperti ini. Ini tidak merepresentasikan klub ini, tidak mencerminkan apa yang saya tuntut dari tim, dan itu harus berubah,â ujarnya.
Rosenior mengaku sangat marah hingga merasa âmati rasaâ. Dia menilai kekalahan tersebut bukan persoalan taktik, melainkan mentalitas. âIni bukan soal strategi. Ini tentang hasrat, semangat, dan keberanian, dan saya tidak melihat itu. Jauh dari kata cukup baik. Kami harus memperbaikinya,â tegasnya.
Situasi ini membuat peluang Chelsea tampil di kompetisi Eropa musim depan kian terancam. Mereka akan menghadapi Leeds United di semifinal Piala FA akhir pekan ini di Wembley. Kekalahan dalam laga tersebut berpotensi semakin mendekatkan Rosenior pada pemecatan, hanya beberapa bulan setelah ia ditunjuk menggantikan Enzo Maresca pada bulan Januari lalu.
Menanggapi situasi tim, Rosenior menegaskan dirinya tak akan mencari alasan. âSemua yang terlibat harus bertanggung jawab, termasuk saya sebagai pelatih. Level kami tidak mendekati standar, tekel, duel, intensitas, energi, semua kurang. Itu sebabnya kami kalah,â katanya. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
BMKG: Jakarta Diprakirakan Hujan pada Selasa Siang dan Sore
-
Idul Fitri Berdekatan dengan Nyepi, Begini Cara Warga Bali Jaga Kedamaian Bangsa
-
AS Siapkan Pengembalian Tarif Impor
-
Timnas Indonesia Masih Kekurangan "Striker"
-
Sabalenka Tundukkan Mboko, Melaju ke Semifinal Indian Wells
-
Hasil Liga Inggris: Liverpool Bermain Imbang 1-1 dengan Chelsea
-
Pendatang Baru di Jakarta per Akhir Maret Capai 1.000 Jiwa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.