Resmi! K-SIGN Rote Ndao Siap Produksi 2027, Tekan Impor Garam Industri

Sabtu, 01 Agu 2026, 12:45 WIB

ROTE NDAO– Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) siap beroperasi. Produsen garam berbasis teknologi yang diinisiasi Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) ini diproyeksikan sebagai sentra garam industri terbesar di Indonesia yang akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus pendukung pencapaian target swasembada tahun 2027.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, K-SIGN diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas hingga 200 ton per hektare per tahun. "Langkah KKP ini tidak hanya mendukung swasembada garam nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong tumbuhnya industri hilir berbasis garam," ujarnya saat mengunjungi K-SIGN bersama Menteri koordinasi Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kamis (30/7).

Ket. Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) saat mengunjungi Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Menteri koordinasi Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan), Kamis (30/7) — Sumber: istimewa

Implementasi program kerja prioritas nasional ini mendapat dukungan penuh dari lintas sektor. Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa program peningkatan produksi garam nasional yang digarap KKP merupakan langkah strategis yang sangat krusial bagi ketahanan pangan.

Menurut Menko Pangan, potensi garam nasional harus dimanfaatkan secara optimal agar nilai tambahnya dapat dinikmati oleh masyarakat sendiri. 

"Jika kita ingin mandiri, maka produksi harus diperkuat agar hasilnya dinikmati oleh masyarakat kita sendiri," tegas Zulkifli Hasan. Ia menambahkan, pemerintah pusat akan terus mendorong percepatan pembangunan kawasan yang dikomandoi oleh KKP ini. "Kita akan percepat," ujarnya.

Saat ini, progres pembangunan K-SIGN oleh KKP menunjukkan capaian yang signifikan. Tahap I seluas 616 hektare telah rampung dan disiapkan memasuki fase produksi. Sementara itu, KKP bersama instansi terkait tengah mempercepat pelaksanaan Tahap II melalui proses pengadaan tanah seluas 751 hektare beserta pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh tahapan selesai, kawasan ini akan memiliki luas mencapai 1.367 hektare.

Selain fokus pada kawasan produksi, KKP juga membangun ekosistem pendukung yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Strategi ini mencakup pembangunan infrastruktur produksi, akses logistik, hingga pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan kampung nelayan terpadu yang dilengkapi cold storage, SPBU nelayan, koperasi, serta fasilitasi akses pembiayaan.

KKP optimis kawasan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di beranda selatan Indonesia, sekaligus menjadi pilar utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Kunjungan kerja di K-SIGN Rote Ndao turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, hingga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.