Permata Bank Syariah Dorong Inklusi Keuangan Lewat 'Syariah untuk Semua'
Rabu, 22 Apr 2026, 21:20 WIBJAKARTA - Permata Bank melalui Unit Usaha Syariah (UUS) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia. Upaya ini diwujudkan melalui semangat "Syariah untuk Semua" yang menghadirkan layanan finansial inklusif dan relevan bagi masyarakat.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aset industri keuangan syariah Indonesia mencapai Rp3.100 triliun per Desember 2025. Angka tersebut tumbuh 8,61 persen secara tahunan meski berada di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.
Meski mencatat kinerja positif, tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah masih tergolong rendah. Literasi baru mencapai 43,42 persen dan inklusi sebesar 13,41 persen sehingga edukasi dan perluasan akses layanan masih menjadi pekerjaan rumah.
Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad, menegaskan layanan syariah harus menjadi solusi finansial yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan. Ia menyebut prinsip amanah, keadilan, dan keberkahan menjadi fondasi utama dalam pengembangan layanan.
"Bagi kami, layanan syariah bukan sekadar produk keuangan, tetapi juga cerminan nilai amanah, keadilan, dan keberkahan," ujar Rudy.
Permata Bank Syariah menghadirkan beragam solusi finansial untuk mendampingi kebutuhan masyarakat di berbagai fase kehidupan. Layanan tersebut mencakup pembiayaan ibadah, kepemilikan rumah dan kendaraan, hingga kebutuhan gaya hidup modern dengan prinsip transparansi dan tanggung jawab.
Salah satu produk yang diminati adalah cicilan emas Permata KTA iB Multiguna yang menawarkan investasi jangka panjang yang stabil. Skema ini memungkinkan nasabah memiliki emas fisik sejak awal masa pembiayaan.
Seluruh layanan juga terintegrasi dalam aplikasi Permata ME yang memudahkan nasabah mengelola keuangan secara digital. Fitur yang tersedia mencakup pengajuan pembiayaan, informasi tabungan haji, hingga layanan finansial lainnya dalam satu platform.
Aktor Morgan Oey menilai layanan keuangan syariah relevan bagi generasi muda dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat. Ia menekankan pentingnya perencanaan keuangan sejak dini sebagai fondasi masa depan.
"Perencanaan keuangan dari muda itu sangat penting, karena pada fase inilah fondasi kebiasaan finansial mulai terbentuk," kata Morgan.
Aktris Atiqah Hasiholan juga menyoroti pentingnya ketenangan finansial dalam kehidupan keluarga. Ia berbagi pengalaman saat mempersiapkan ibadah umrah bersama keluarga sebagai bagian dari perencanaan yang matang.
"Perencanaan keuangan memberi rasa tenang bagi keluarga, bukan hanya untuk hari ini tetapi juga masa depan," ujar Atiqah.
Permata Bank Syariah berharap semangat âSyariah untuk Semuaâ dapat memperluas inklusi keuangan di Indonesia. Layanan ini diharapkan menjadi mitra finansial yang relevan serta membawa nilai kebaikan dalam setiap perjalanan hidup masyarakat.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Perbankan
- permata bank
- Investasi Emas
- Keuangan Syariah
- Inklusi Keuangan
- Permata Bank Syariah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Gebrakan Bank Mandiri, Bayar Apapun di China Kini Tinggal Scan QR, Nasabah Mandiri Wajib Tahu
-
The Spine: Ambisi Mesir Membangun Kota Masa Depan
-
Film Biopik 'Michael (2026)' Ajak Fans Intip Perjuangan MJ Sejak Era Jackson 5
-
Amartha Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial bagi UMKM dan Ekonomi Akar Rumput
-
Ratusan Petugas Damkar Berupaya Atasi Kebakaran Hutan di Jepang
-
Kemenpar Sebut Ajang DXI 2026 Perkuat Posisi Wisata Petualangan Indonesia
-
Joko Anwar Konfirmasi 'Pengabdi Setan 3' akan Rilis Tahun 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.