Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyuwangi Gratiskan PBB untuk Ribuan Warga Miskin

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 16:32 WIB | Oleh:
Pemkab Banyuwangi Gratiskan PBB untuk Ribuan Warga Miskin Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

BANYUWANGI -- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada tahun ini menggratiskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk 6.836 orang warga yang masuk dalam kategori miskin.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Rabu, menyatakan bahwa kebijakan pembebasan PBB untuk ribuan warga miskin itu sebagai salah satu upaya untuk meringankan beban masyarakat.

"Pada tahun ini ada lebih dari enam ribu warga miskin yang akan kami gratiskan PBB-nya, semoga ini bisa mengurangi beban mereka," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyuwangi Samsudin menjelaskan kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan itu untuk warga yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.

"Untuk data bisa kami lihat di DTSEN Kemensos, otomatis akan terdeteksi siapa yang berada di desil 1-4 dan berhak untuk mendapatkan pembebasan PBB," katanya.

Samsudin menyampaikan Pemkab Banyuwangi tetap melakukan validasi dan verifikasi untuk memastikan penerima manfaat tepat sasaran, dan proses verifikasi dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama pemerintah desa dan kelurahan.

Dalam praktiknya, lanjutnya, Bapenda mendistribusikan surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) calon sasaran pembebasan PBB ke masing-masing desa dan kelurahan untuk dilakukan verifikasi di lapangan.

"Jika ternyata ditemukan warga yang tidak layak menerima akan dibatalkan, dan sebaliknya apabila ditemukan warga miskin baru yang belum terdata bisa langsung diusulkan. Selama mereka masih berada di desil 1- 4 akan mendapatkan pembebasan PBB di tahun-tahun berikutnya," kata Samsudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.