Jadi Primadona Baru Pariwisata di Jatim, Lumajang Duduki Puncak Tujuan Wisman
Senin, 20 Apr 2026, 17:05 WIBLUMAJANG â Pariwisata memiliki keterkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat karena menciptakan efek berganda yang luas dan cepat.
Setiap aktivitas wisataâmulai dari kunjungan ke destinasi, konsumsi kuliner, hingga penggunaan jasa transportasi dan akomodasiâmengalirkan pendapatan ke berbagai lapisan pelaku usaha, terutama sektor informal dan UMKM.
Keterhubungan ini menjadikan pariwisata sebagai salah satu mesin penggerak ekonomi daerah, karena mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan perputaran uang lokal, serta mendorong tumbuhnya usaha baru berbasis potensi setempat.
Selain itu, pariwisata juga memperkuat nilai tambah produk lokal, baik dalam bentuk kerajinan, budaya, maupun layanan.
Namun, optimalisasi peran tersebut bergantung pada pengelolaan yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur, promosi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Tanpa itu, potensi pariwisata hanya akan menjadi aktivitas sesaat tanpa dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan Kabupaten Lumajang menduduki peringkat pertama tujuan wisatawan mancanegara (wisman) di Jawa Timur berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur.
"Lumajang menempati peringkat pertama sebagai tujuan wisman di Jatim, mengungguli Surabaya, Malang, Banyuwangi dan Bondowoso. Capaian itu kami maknai sebagai indikator bahwa arah pengembangan pariwisata Lumajang mulai menunjukkan hasil yang terukur," kata Indah dalam keterangannya di Lumajang, Senin (20/4).
Menurut dia, capaian itu bukan sekadar prestasi peringkat, melainkan indikator perubahan struktur ekonomi daerah.
Pariwisata mulai bergerak dari sektor pelengkap menjadi penggerak utama pertumbuhan berbasis potensi lokal.
"Pariwisata tidak berdiri sendiri dan terhubung langsung dengan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha kecil dan layanan lokal,â tuturnya.
Penguatan posisi tersebut terlihat dari performa destinasi unggulan yakni Air Terjun Tumpak Sewu di kawasan Gunung Semeru menjadi destinasi nomor satu kunjungan wisman di Jawa Timur.
Sementara Teras Semeru turut mengokohkan citra Lumajang sebagai episentrum wisata alam berkelas dunia dengan daya tarik utama pada kekuatan lanskap alam.
Substansi capaian itu diperkuat oleh data riil kunjungan Triwulan I tahun 2026 di Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang dengan total kunjungan wisatawan mencapai 476.062 orang, melampaui target 450.000.
Dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara (wisnus) masih mendominasi sebanyak 460.036 orang dan wisman tercatat 16.026 orang.
Dominasi wisnus menunjukkan bahwa pondasi pasar domestik Lumajang sangat kuat, namun kehadiran lebih dari 16 ribu wisman menjadi sinyal penting bahwa destinasi Lumajang mulai menembus pasar global secara konsisten.
"Kami melihat adanya tren positif pada kunjungan wisman, meskipun skalanya masih perlu diperkuat secara bertahap. Kunjungan wisman masih terkonsentrasi pada destinasi tertentu, sehingga itu menjadi ruang evaluasi untuk memperluas sebaran kunjungan," katanya.
Dari sisi destinasi, pergerakan wisatawan di Lumajang tersebar pada sejumlah titik strategis yakni Pantai Watu Pecak mencatat kunjungan tertinggi dengan 103.075 wisatawan, disusul Tumpak Selo sebanyak 95.305 wisatawan.
Sementara Pemandian Alam Selokambang dan Pemandian Alam Tirtosari masing-masing mencatat 45.871 dan 38.484 wisatawan.
"Meski secara total kunjungan Air Terjun Tumpak Sewu sebanyak 25.821 wisatawan, namun destinasi itu menjadi kontributor utama wisman sebanyak 15.908 orang," ujarnya.
Salah satu pemandu wisata lokal di Lumajang, Dedi merasakan perubahan ritme kerja yang kini lebih hidup seiring meningkatnya kunjungan wisman di kabupaten setempat.
âDulu tamu asing belum tentu ada setiap hari. Sekarang mulai rutin datang, terutama ke Air Terjun Tumpak Sewu. Kami pelan-pelan belajar, dari bahasa sampai cara melayani. Ada rasa bangga juga, karena kami bisa ikut memperkenalkan Lumajang kepada wisman dari berbagai negara," katanya.
- Kabupaten Lumajang
- wisman
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hadapi Persis Solo, Persita Diingatkan Pertahankan Tren Positif
-
Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Patok Target Tinggi di Putaran Kedua
-
Libur Isra Mikraj, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tinggalkan Jakarta
-
Mahakarya Goa Kreo dan Sesaji Rewanda 2026, Perpaduan Seni Modern dan Ritual Sakral di Semarang
-
Harga Emas di Pegadaian Jumat (3/10) Ini Lagi Turun
-
Ramadan di Depan Mata, Pemerintah Diminta Perketat Pengendalian Penyakit Hewan
-
Pemkot Palembang Normalisasi Empat Anak Sungai di Gandus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.