Kabel Semrawut di Tangerang, Berbahaya dan Mengganggu Keindahan Kota

Sabtu, 18 Apr 2026, 13:45 WIB

TANGERANG - Anggota DPRD Kota Tangerang, Banten, Bagus Triyanto menekankan percepatan penataan dan penertiban kabel udara yang dinilai semakin semrawut di sejumlah wilayah permukiman.

Bagus Triyanto  dalam keterangannya di Tangerang, Sabtu (18/4), mengatakan, kondisi kabel udara yang tidak tertata tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Ket. Foto: Wali Kota Sachrudin memotong kabel yang menjuntai dan membahayakan keamanan beberapa waktu lalu. — Sumber: Pemkot Tangerang

"Kabel udara yang tidak rapi berisiko bagi pengguna jalan dan warga sekitar," kata Bagus.

Ia menuturkan permasalahan kabel udara telah menjadi polemik di tengah masyarakat. Selain merusak keindahan kota, kondisi tersebut juga dinilai rawan kecelakaan.

Bagus menambahkan banyak perusahaan penyedia layanan internet diduga belum mengantongi izin resmi dalam pemasangan kabel. Karena itu, pemerintah daerah perlu memperketat pengawasan serta membatasi pemberian izin agar tidak terjadi penumpukan infrastruktur yang tidak teratur.

“DPRD mendorong tindakan tegas terhadap perusahaan yang melanggar, mulai dari sanksi administratif, tidak memperpanjang izin, hingga pemotongan kabel yang tidak berizin atau tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan inovasi penataan utilitas melalui penanaman kabel di bawah tanah guna meningkatkan keselamatan sekaligus memperindah kota.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Junadi mengatakan berdasarkan Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 117 Tahun 2021, pemerintah kota tidak mengeluarkan izin pemasangan kabel jaringan melalui jalur udara dan mewajibkan penggunaan jaringan bawah tanah.

“Kami meminta Dinas PUPR melakukan pengecekan perizinan. Jika tidak ditemukan izin resmi, segera direkomendasikan kepada Satpol PP untuk penindakan, termasuk penertiban atau pemutusan kabel sesuai ketentuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan penertiban kabel akan diprioritaskan pada kabel crossing atau jaringan utilitas yang melintang di badan jalan.

Ia menyebut penataan ulang sistem utilitas tengah direncanakan, dimulai dari Jalan Raya Lio Baru dan akan diperluas ke wilayah lain secara bertahap.

“Kami juga mengkaji potensi kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengembangan sistem utilitas bersama,” ujarnya.

  • Kota Tangerang

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.