- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sri Lanka Manfaatkan Genca...
Sri Lanka Manfaatkan Gencatan Senjata untuk Memulangkan Pelaut Iran Korban Serangan Kapal Selam AS
Jumat, 17 Apr 2026, 00:00 WIBCOLOMBO - Sri Lanka telah menggunakan gencatan senjata yang rapuh antara Amerika Serikat dan Iran untuk memulangkan lebih dari 200 pelaut Iran yang berada dalam tahanannya bulan lalu setelah kapal selam AS menembak torpedo kapal perang Iran di dekat perairannya.
Dari The New York Times, gencatan senjata tersebut memungkinkan negara kepulauan itu untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional tanpa melepaskan netralitasnya atau membahayakan hubungan persahabatannya dengan pihak-pihak yang bertikai, kata Vijitha Herath, Menteri Luar Negeri Sri Lanka.Â
Pembebasan mereka menyelesaikan kebuntuan diplomatik Sri Lanka dengan Iran dan memudahkan negara kepulauan itu keluar dari perang yang tanpa disadarinya telah menyeretnya ke dalam situasi tersebut. Personel Angkatan Laut Iran telah ditahan di Sri Lanka sejak awal Maret, karena pemerintah Sri Lanka menolak permintaan Iran untuk memulangkan mereka, khawatir bahwa hal itu akan memengaruhi netralitasnya dalam perang AS-Israel dengan Iran.
Sri Lanka telah beberapa kali menyatakan bahwa mereka adalah pihak netral dengan kewajiban hanya pada hukum internasional yang telah mereka tandatangani. Salah satu hukum tersebut, Konvensi Jenewa Ketiga, menyatakan bahwa tawanan perang harus segera dibebaskan selama "penghentian permusuhan aktif."
Memulangkan para pelaut selama periode gencatan senjata tidak memengaruhi "sikap netral kami" dalam perang tersebut, kata Herath.
Para pelaut dikirim kembali ke Iran melalui Turki dengan pesawat pada Selasa malam, kata Aruna Jayasekara, wakil menteri pertahanan Sri Lanka, pada Kamis pagi.
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Iran Menetapkan 'Garis Merah' Hak Perkaya Uranium di Tengah Ketegangan dengan Trump
-
Trump Batalkan Keberangkatan Delegasi AS ke Pakistan untuk Pembicaraan Gencatan Senjata dengan Iran
-
Laporan: Pesawat Kuno F-5 Iran Berhasil Terobos dan Membom Pangkalan AS di Kuwait pada Masa Awal Perang
-
Jika Diserang Iran Dapat Perkaya Uranium ke Tingkat Pembuatan Senjata Nuklir
-
Pakistan Kerahkan Jet Tempur dan Sistem Pertahanan Udara untuk Hadapi Serangan Iran terhadap Arab Saudi
-
Direktur Iintelijen AS Tulsi Gabbard Mengundurkan Diri setelah Masa Jabatan Penuh Gejolak
-
KTT Trump-Xi Gagal Capai Terobosan dalam Perang Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.