- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI dan OJK Bersin...
Pemprov DKI dan OJK Bersinergi, Gubernur Pramono Bekali 45 Calon Pemimpin
Rabu, 12 Agu 2026, 18:15 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi dan keuangan daerah. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pembekalan kepada 45 Calon Kepala Kantor OJK (PCKO) Angkatan III Tahun 2026 dalam kegiatan Institutional Visit di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/8).
Kunjungan kelembagaan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan OJK untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga. Pramono menilai pemahaman terhadap peran pemerintah daerah penting bagi calon pemimpin OJK dalam mendukung pembangunan ekonomi dan keuangan yang berkelanjutan.
"Saya menyambut baik pelaksanaan kunjungan kelembagaan ini sebagai ruang saling berbagi pengalaman, memperkuat komunikasi, serta membangun pemahaman mendalam tentang peran pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi dan keuangan daerah," ujar Pramono.
Dalam pembekalan tersebut, Pramono memaparkan berbagai aspek tata kelola pemerintahan daerah, mulai dari perencanaan pembangunan hingga penguatan ekosistem keuangan daerah. Ia juga menjelaskan pentingnya transformasi digital dalam menghadirkan layanan publik yang efektif dan berkelanjutan.
Menurut Pramono, calon kepala kantor OJK perlu memiliki kemampuan menyusun kebijakan yang selaras dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan daerah. OJK juga dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat investasi, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Sebagai calon pemimpin, saya sampaikan agar dalam mengambil kebijakan dapat searah dengan prioritas pembangunan di DKI Jakarta serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi dan keuangan daerah," tuturnya.
Pramono juga mendorong penguatan kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan OJK dalam sejumlah sektor strategis. Sinergi tersebut mencakup peningkatan literasi dan inklusi keuangan, perluasan pembiayaan UMKM, transformasi digital, serta penguatan perlindungan konsumen.
âKami berharap sinergi yang selama ini berjalan baik antara Pemprov DKI dengan OJK tetap terjaga. Mudah-mudahan momentum ini dapat mempersiapkan calon pemimpin yang membawa kebaikan bagi OJK,â urainya.
Sementara itu, Kepala OJK Institute Kristianto Puji Rahayu menjelaskan alasan Jakarta dipilih sebagai lokasi Institutional Visit PCKO Angkatan III Tahun 2026. Menurutnya, DKI Jakarta memiliki sejumlah program yang dapat menjadi referensi bagi peserta dalam memahami strategi pengembangan ekonomi daerah, termasuk melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
"Kenapa DKI yang kami pilih, karena DKI memiliki banyak sekali program yang dapat dicontoh untuk pengembangan ekonomi daerah dan TPAKD. Para peserta mendapat insight dari Gubernur, baik dari sisi kepemimpinan maupun creative thinking untuk memajukan daerah," kata Kristianto.
Ia menilai pengalaman yang diperoleh peserta dari kunjungan tersebut dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas kepemimpinan di lingkungan OJK. Selain mendapatkan perspektif mengenai kebijakan daerah, peserta juga memperoleh wawasan tentang kepemimpinan dan cara berpikir kreatif dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi menyampaikan bahwa PCKO Angkatan III Tahun 2026 diikuti 45 peserta. Peserta tersebut terdiri atas 33 laki-laki dan 12 perempuan yang berasal dari kantor pusat maupun kantor OJK daerah.
Para peserta dipersiapkan untuk menjadi calon pemimpin OJK yang nantinya bertugas di berbagai wilayah Indonesia. Pembekalan melalui Institutional Visit diharapkan dapat memperkuat pemahaman mereka mengenai pentingnya kolaborasi antara otoritas sektor jasa keuangan dan pemerintah daerah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Literasi Keuangan
- Pemprov DKI Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
- ekonomi jakarta
- Inklusi Keuangan
- Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
OJK Diminta Perkuat Reformasi Pasar Modal Jelang Tinjauan MSCI
-
CIMB Niaga dan Ajaib Kolaborasi Integrasikan Layanan Perbankan dan Investasi
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.