Asrama Polisi Terbakar

Jumat, 17 Apr 2026, 15:46 WIB

JAKARTA – Lantai empat asrama polisi terbakar.Kebakaran melanda Kompleks Asrama Polisi di samping Polsek Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), Jumat siang.

Salah satu warga penghuni, Agung, mengaku melihat api pertama kali sekira pukul 11.10 WIB, saat ia tengah bekerja. Sesampainya dia di lokasi kejadian, api telah membara dari ruang kamar di lantai empat tersebut.

Ket. Foto: cegah kebakaran — Sumber: antara

"Dia kan ini empat lantai, tapi tiga sebenarnya karena paling bawah ini basement buat parkir. Di tiap lantai itu ada empat unit kamar, yang kebakar kayaknya lantai paling atas," ucap Agung di lokasi kejadian, Jumat.

Dia mengatakan api merembet ke bangunan gedung di bagian kanan melalui atap berbahan triplek.

"Kalau apinya di bawah, enggak akan merembet harusnya. Tapi, ini di atas kan masih kayu-kayu triplek, jadi dia merembet," ucap Agung.

Namun, dia memastikan api tersebut tidak merembet ke gedung lainnya dan berhenti di area gedung Blok O.

Di lokasi kejadian, asap hitam tebal mengepul tinggi dari area yang terbakar. Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api dari bawah.

Ruangan di lantai paling atas tersebut terbakar hingga menghanguskan bagian sisi dan atapnya.

Bahkan, beberapa kali reruntuhan bangunan jatuh menimpa mobil-mobil yang terparkir tepat di depan pintu masuk blok tersebut.

Dalam satu blok, terdapat dua bangunan di sisi kanan dan kiri yang terhubung melalui area lorong di bagian tengahnya. 

Lima Tewas

Sebelumnya, Kepolisian mengungkapkan berdasarkan keterangan petugas pemadam, terdapat sepeda listrik yang tengah diisi daya di dalam rumah korban terkait peristiwa kebakaran yang menewaskan lima orang satu keluarga di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat dini hari.

"Informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam (rumah), itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan hubungan antara sepeda listrik yang tengah diisi daya itu dengan kebakaran tragis tersebut.

Oleh karena itu, kata Alex, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) akan segera mendatangi lokasi kebakaran untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Nah, untuk memastikan itu, kita sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), sudah dipasang police line. Sore, petugas dari Labfor dari Bogor akan menuju ke Grogol Petamburan, Tanjung Duren, untuk melakukan penyelidikan secara saintifik," tutur Alex.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan saksi, polisi mengatakan kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan itu berawal dari percikan serta ledakan kabel listrik di luar rumah korban.

"Saksi mendengar bahwasannya adanya percikan yang seperti ledakan. Waktu ketika (saksi) keluar dari rumah, kabel listriknya meledak. Dia melihat kabel listriknya meledak, terus segera menghubungi pihak berwajib," ujar Alex.

Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, sambung dia, api sudah merambat ke dalam rumah.

"Iya, sudah merambat ke rumah," ungkap Alex.

Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Abdul Syukur menyebutkan kebakaran itu diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik di depan rumah korban.

Api kemudian dengan cepat masuk ke dalam rumah ketika korban tengah tertidur.

"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar Abdul.

Pihak pemadam mengaku kesulitan memadamkan api karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan dipasangi teralis besi.

"Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terang Abdul.

Setelah api dipadamkan, petugas langsung mengevakuasi seluruh korban dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Sampai dengan saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. 

  • antisipasi kebakaran

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.