- Home
-
- Megapolitan
-
- KJMU Jadi Langkah Strategi...
KJMU Jadi Langkah Strategis Pembangunan SDM
Rabu, 15 Apr 2026, 01:05 WIBJAKARTA â Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sebenarnya, bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda unggul secara akademik, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian. âJumlah KJMU yang terus meningkat menjadi kesempatan pelajar untuk menikmati pendidikan,â ujar Wagub Jakarta, Rano Karno. Dia mengatakan ini saat menghadiri Forum Orientasi Penerima Baru KJMU Tahap II Tahun 2025 di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Pada tahun 2025 jumlah penerima Tahap I sebanyak 16.979 mahasiswa, lalu 16.920 mahasiswa pada Tahap II.Adapun jumlah ini lebih banyak dari penerima KJMU Tahap I Tahun 2024 yang mencapai 15.649 mahasiswa. Sedangkan jumlah penerima KJMU Tahap II Tahun 2024 sebanyak 15.648 mahasiswa.
Rano menegaskan KJMU menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan masa depan. Dia juga menekankan KJMU tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi mencakup pembinaan, pendampingan, serta pengembangan diri mahasiswa agar siap menghadapi masa depan.
Dalam kesempatan itu, Rano mendorong para penerima KJMU menjadi generasi unggul yang berprestasi, berintegritas, dan berdaya saing global. Rano juga turut mendorong mahasiswa membentuk forum sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi. Forum ini diharapkan dapat menumbuhkan kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Dia kemudian mengajak mahasiswa aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat agar ilmu yang diperoleh dapat memberi manfaat nyata. Rano berharap para mahasiswa tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga siap berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Jakarta. âJadilah teladan yang membawa nilai-nilai positif, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,â harapnya.
Air Bersih
Sementara itu, mengharapi musim kemarau, Jakarta harus memikirkan ketersediaan kebutuhan warga, utamanya air bersih. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyatakan bahwa ketersediaan air bersih bagi masyarakat dan risiko bencana menjadi fokus penanganan dalam menghadapi musim kemarau panjang dan El Nino.
âKami fokus pada langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak kekeringan dan risiko bencana lainnya,â kata Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta. Menurutnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait musim kemarau panjang yang disertai dengan El Nino, sehingga BPBD berupaya untuk memitigasi dampak yang akan ditimbulkan.
Isnawa menjelaskan bahwa BPBD saat ini berupaya mengkoordinasikan untuk persediaan air bersih bagi masyarakat terutama di titik rawan kekeringan. âSelain itu kami juga terus mengedukasi publik dalam penghematan air bersih,â ujarnya. Isnawa menambahkan untuk langkah yang dilakukan BPBD dalam menyediakan air bersih dengan koordinasi antarlembaga dan memperkuat kolaborasi dengan PAM Jaya, Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, âjuga mempersiapkan armada air. Tak lupa juga disiapkan sarana pendukung seperti puluhan unit mobil tangki, tandon air, serta Instalasi Pengolahan Air (IPA) stasioner dan mobile untuk melayani wilayah yang terdampak krisis air. Isnawa menambahkan, BPBD juga mitigasi risiko kebakaran kawasan padat penduduk mengingat El Nino memicu cuaca panas ekstrem.
âUntuk itu, BPBD menginisiasi pemantauan dan perbaikan instalasi listrik di kawasan permukiman menengah ke bawah untuk mencegah korsleting listrik, yang sering menjadi penyebab utama kebakaran saat musim kemarau. âMasyarakat diminta lebih teliti dalam memelihara perangkat elektronik dan steker listrik, serta mematikan aliran listrik yang tidak digunakan,â tambahnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Jakarta Ramadan Festival 2026 Dimulai, Ada Light Festival hingga Pawai Ogoh-ogoh!
-
83 Warga Masih Hilang, Tim SAR Beroperasi 24 Jam Nonstop untuk Bencana Longsor di Cisarua, Bandung Barat
-
Pencarian Korban Pesawat ATR, Basarnas: Total Temuan 10 Kantong Paket
-
Pahlawan Bisa Dimana Saja, Perawat Jember Bantu Persalinan Penumpang Saudia Airlines
-
New Zealand Perluas Sanksi, Pejabat Iran Dilarang Berkunjung
-
Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan Selamat, Ditjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar
-
Green House Bekasi Perlu Ditiru Daerah Lain
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.