Australia Menunjuk Wanita Pertama dalam Sejarah sebagai Pemimpin Angkatan Darat

Rabu, 15 Apr 2026, 00:00 WIB

CANBERRA - Australia telah mengumumkan bahwa angkatan daratnya akan dipimpin oleh seorang wanita untuk pertama kalinya dalam sejarah 125 tahunnya, sebagai bagian dari perombakan kepemimpinan angkatan pertahanan negara tersebut.

Dari Al Jazeera, Letnan Jenderal Susan Coyle, kepala kemampuan gabungan saat ini, akan menjadi kepala angkatan darat pada bulan Juli, demikian pernyataan pemerintah pada hari Senin (13/4). Ia akan menggantikan Letnan Jenderal Simon Stuart, yang menjabat posisi tersebut pada Juli 2022.

Ket. Foto: Letnan Jenderal Susan Coyle telah memegang beberapa peran komando senior selama hampir 40 tahun karier militernya, termasuk selama operasi di Afghanistan dan Timur Tengah. — Sumber: Istimewa

Karier Coyle membentang hampir empat dekade, di mana ia telah memegang beberapa peran komando senior, termasuk selama operasi di Afghanistan dan Timur Tengah.

Pengangkatannya terjadi ketika militer Australia berupaya meningkatkan jumlah perwira wanita di jajarannya. Militer tersebut menghadapi gelombang tuduhan pelecehan seksual dan diskriminasi sistemik.

“Mulai Juli, kita akan memiliki kepala angkatan darat perempuan pertama dalam sejarah 125 tahun Angkatan Darat Australia,” kata Perdana Menteri Anthony Albanese dalam sebuah pernyataan.

Menteri Pertahanan Richard Marles menyebut penunjukan Coyle sebagai "momen yang sangat bersejarah".

“Seperti yang Susan katakan kepada saya, Anda tidak bisa menjadi apa yang tidak Anda lihat,” kata Marles.

“Prestasi Susan akan sangat berarti bagi perempuan yang saat ini bertugas di Angkatan Pertahanan Australia dan perempuan yang mempertimbangkan untuk bertugas di Angkatan Pertahanan Australia di masa mendatang.”

Angkatan darat Australia sedang mengalami transformasi besar-besaran, melengkapi diri dengan daya tembak jarak jauh, drone, dan peralatan tempur modern lainnya.

Coyle, 55, menekankan pengalamannya di bidang-bidang seperti peperangan siber. “Luasnya pengalaman ini memberikan fondasi yang kuat untuk tanggung jawab komando dan kepercayaan yang diberikan kepada saya,” katanya.

Saat ini, jumlah perempuan sekitar 21 persen dari angkatan bersenjata Australia (ADF), dan 18,5 persen dari peran kepemimpinan senior. ADF telah menetapkan target partisipasi perempuan sebesar 25 persen dari keseluruhan angkatan bersenjata pada tahun 2030.

Pada Oktober lalu, gugatan class action diajukan terhadap ADF yang menuduh lembaga tersebut gagal melindungi ribuan perwira wanita dari serangan seksual, pelecehan, dan diskriminasi sistematis.

Pada hari Senin, pemerintah juga menunjuk Wakil Laksamana Mark Hammond, kepala angkatan laut saat ini, sebagai kepala ADF, menggantikan Laksamana David Johnston.

Wakil kepala angkatan laut saat ini, Laksamana Muda Matthew Buckley, akan menggantikan Hammond sebagai kepala cabang tersebut.

  • Australia

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.