Dari Balik Lapas Jadi Peternak Lobster, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Muara Bulian Diberdayakan
Sabtu, 03 Okt 2026, 17:39 WIBMUARO JAMBI - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bulian ,Provinsi Jambi memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui program budidaya lobster air tawar.
"Ini juga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus membangun ekosistem perekonomian yang ada di sekitar Lapas Muara Bulian," kata Kepala Wilayah Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar di Muara Bulian, Sabtu.
Selain budidaya lobster, lapas tersebut turut meluncurkan program penggilingan padi sebagai program produktif pemberdayaan untuk warga binaan.
Irwan menjelaskan, bahwa kedua program itu dirancang sebagai pengembangan komoditas bernilai ekonomi sekaligus mendukung proses pembinaan keterampilan warga binaan.
Melalui keberadaan fasilitas penggilingan padi mandiri, Lapas Muara Bulian mulai menyerap hasil panen gabah dari petani setempat untuk diolah menjadi beras siap konsumsi.
Kehadiran mesin penggilingan di dalam lapas ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pengolahan serta memperlancar distribusi beras, baik untuk kebutuhan internal maupun masyarakat luas.
Lanjut dia, âselain fasilitas penyerapan beras, Lapas Muara Bulian juga menebar sekitar 200 benih lobster air tawar sebagai tahap awal pengembangan komoditas perikanan.
â"Ada sebanyak 200 benih lobster yang saat ini berusia satu bulan. Mudah-mudahan dalam kurun waktu delapan bulan ke depan kita sudah bisa memanen bersama-sama," jelasnya.
Ia berharap komoditas yang dikembangkan tidak hanya bernilai komersial, tetapi juga mampu memperkuat rantai pasok pangan daerah dan menggairahkan perekonomian di kawasan sekitar lapas.
âSelain penggilingan padi dan perikanan lobster air tawar, Lapas Muara Bulian secara konsisten juga mengelola sektor pertanian holtikultura seperti budidaya cabai dan aneka sayuran.
âSeluruh unit usaha produktif tersebut difungsikan sebagai sarana pelatihan bagi para warga binaan sebagai bekal reintegrasi sosial sebelum mereka kembali ke tengah masyarakat.
Termasuk untuk pemberdayaan ekonomi berbasis komoditas pangan, supaya memberikan dampak sosial ekonomi yang positif bagi lingkungan sekitarnya.
"Pemasyarakatan itu bukan hanya bicara masalah dikurung dan ditahan, tetapi bagaimana kita bisa memberikan fasilitas dan program pembinaan yang menjadi bekal nyata bagi mereka," tutup dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu 1,7 Km Ditargetkan Rampung 2027
-
Berbagi untuk Negeri, Kajati Teguh Subroto Sapa Warga Binaan Nusakambangan
-
Ada Pembangunan Simulator Golf, Media Internasional Soroti Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
-
AS Darurat Bakteri Salmonella, Dugaan Kecambah Brokoli Terkontaminasi
-
Lahan Sekolah Disulap Jadi Urban Farming, Siswa SDN Cengkareng Barat 13 Belajar Bertani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.