Paus Leo XIV Kecam “Delusi Omnipoten' yang Memicu Perang di Iran

Senin, 13 Apr 2026, 11:10 WIB

ROMA — Dalam kata-katanya yang paling keras hingga saat ini, Paus Leo XIV pada hari Sabtu (11/4) mengecam “delusi omnipotence" atau khayalan kemahakuasaan yang memicu perang AS-Israel di Iran dan menuntut para pemimpin politik untuk berhenti, dan bernegosiasi untuk perdamaian.

Dilaporkan Associated Press, Paus Leo memimpin kebaktian doa malam di Basilika Santo Petrus pada hari yang sama ketika Amerika Serikat dan Iran memulai negosiasi tatap muka di Pakistan dan gencatan senjata yang rapuh masih berlaku.

Ket. Foto: Paus Leo XIV memimpin doa bersama untuk perdamaian di Basilika Santo Petrus di Vatikan, Sabtu, 11 April 2026. — Sumber: AP

Paus kelahiran AS pertama dalam sejarah ini tidak menyebut Amerika Serikat atau Presiden Donald Trump dalam doanya, yang direncanakan sebelum pengumuman pembicaraan tersebut. Tetapi nada dan pesan Paus Leo tampaknya ditujukan kepada Trump dan para pejabat AS, yang dinilai telah membual tentang superioritas militer AS dan membenarkan perang tersebut dengan alasan keagamaan.

“Cukup sudah penyembahan diri dan uang!” kata Leo. “Cukup sudah pameran kekuasaan! Cukup sudah perang!”

Di bangku basilika, ada Uskup Agung Teheran, Kardinal Dominique Joseph Mathieu dari Belgia. AS diwakili dalam korps diplomatik oleh wakil kepala misinya, Laura Hochla, kata Kedutaan Besar AS.

Pada minggu-minggu pertama perang, Paus yang lahir di Chicago awalnya enggan untuk secara terbuka mengutuk kekerasan dan membatasi komentarnya pada seruan damai dan dialog yang lembut. Tetapi Paus Leo meningkatkan kritiknya mulai Minggu Palma.

Dan minggu ini, ia mengatakan ancaman Trump untuk memusnahkan peradaban Iran "benar-benar tidak dapat diterima" dan menyerukan agar dialog diutamakan.

Pada hari Sabtu, Paus Leo menyerukan kepada semua orang yang berkehendak baik untuk berdoa bagi perdamaian dan menuntut diakhirinya perang dari para pemimpin politik mereka. Doa malam di Roma, yang menampilkan pembacaan Kitab Suci dan pembacaan doa Rosario yang meditatif, berlangsung bersamaan dengan ibadah doa lokal yang diadakan di AS dan di luar negeri.

Paus Leo mengatakan, berdoa untuk perdamaian adalah cara untuk “memutus siklus kejahatan yang jahat” dan membangun Kerajaan Allah di mana tidak ada pedang, drone, atau “keuntungan yang tidak adil.”

“Di sinilah kita menemukan benteng melawan ilusi kemahakuasaan yang mengelilingi kita dan semakin tidak terduga serta agresif,” katanya. “Bahkan Nama Allah yang kudus, Allah kehidupan, diseret ke dalam wacana kematian.”

Para pemimpin telah menggunakan agama untuk membenarkan tindakan mereka dalam perang. Para pejabat AS, dan khususnya Menteri Pertahanan Pete Hegseth, telah menggunakan iman Kristen mereka untuk menggambarkan AS sebagai negara Kristen yang berusaha menaklukkan musuh-musuhnya.

Paus Leo mengatakan Tuhan tidak memberkati perang apa pun, dan tentu saja tidak memberkati mereka yang menjatuhkan bom.

Paus Leo memimpin ibadah sambil duduk di sisi altar di atas singgasana putih, mengenakan jubah merah formal dan stola liturgi, serta berdoa dengan Rosario di tangannya. Banyak pastor dan biarawati di bangku gereja memegangi untaian Rosario saat doa "Bapa Kami" dan "Salam Maria" dibacakan.

Vatikan sangat prihatin tentang dampak perang Israel melawan Hizbullah di Lebanon, mengingat penderitaan komunitas Kristen di selatan.

  • Paus Leo XIV

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil

Dukung Arahan Danantara, BTN Buka Peluang Buyback Saham Lewat Revisi RBB

228.016 Calon Siswa Lolos SPMB SMA dan SMK Negeri Jateng Tahun Ajaran 2026/2027.

Generasi Muda Disebut Paling Rentan Mengalami Gangguan Mental di Lingkungan Kerja.

Dinkes Maluku Edukasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Sejak Dini Lewat Open Clinic Day.

118 Ijazah Siswa dari 11 Madrasah Ditebus, Pemkot Jakbar Gandeng Kemenag dan Baznas Bazis.

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.