Mendagri Dorong Perpanjangan Dana Otsus Pascabencana Aceh

Senin, 13 Apr 2026, 22:35 WIB

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong perpanjangan dana otonomi khusus bagi Pemerintah Provinsi Aceh. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (13/4).

Berdasarkan perhitungan Kementerian Dalam Negeri, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu paling cepat tiga tahun. Perbaikan meliputi infrastruktur vital seperti jembatan, jalan permanen, serta fasilitas pendidikan yang terdampak.

Ket. Foto: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian — Sumber: Kemendagri

"Mungkin salah satu pendorong kalau menurut kami perlu adanya dana otsus ini diperpanjang di Aceh," kata Tito.

Ia pun menambahkan, perpanjangan tersebut mempertimbangkan kemampuan fiskal negara dalam mendukung kebutuhan pemulihan.

Data sementara mencatat sekitar 36 ribu rumah warga mengalami kerusakan atau hilang akibat bencana. Selain itu, kebutuhan normalisasi sungai menjadi prioritas untuk mencegah banjir berulang di berbagai wilayah.

Sebanyak 79 sungai di Aceh perlu dinormalisasi dengan pengerukan yang cukup panjang dan kompleks. Beberapa di antaranya memiliki bentang hingga puluhan kilometer dan memerlukan penanganan serius.

Tito menyebut masyarakat Aceh menginginkan dana otsus diperpanjang dengan besaran dua persen dari Dana Alokasi Umum. Permintaan tersebut dinilai relevan mengingat kondisi ekonomi daerah yang masih menghadapi tantangan.

Meskipun Indeks Pembangunan Manusia menunjukkan perbaikan, tingkat kemiskinan dan pengangguran masih tergolong tinggi. Kondisi tersebut semakin berat setelah bencana yang terjadi pada November lalu.

Dalam perkembangan terbaru, hujan lebat kembali memicu longsor dan banjir di sejumlah wilayah Aceh. Banjir disertai material lumpur juga terjadi di wilayah Pidie Jaya beberapa hari terakhir.

Upaya perbaikan infrastruktur yang sebelumnya dilakukan kini kembali mengalami kerusakan akibat bencana susulan. Pemerintah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait terus bekerja melakukan penanganan.

Normalisasi dan pemulihan infrastruktur dilakukan secara intensif untuk memulihkan akses masyarakat. Seluruh pihak dikerahkan agar dampak bencana dapat segera diatasi dan aktivitas warga kembali normal. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.