- Home
-
- Megapolitan
-
- Jembatan Cinta Pulau Tidun...
Jembatan Cinta Pulau Tidung Dipoles Ulang, Mampukah Bangkitkan Pariwisata Kepulauan Seribu?
Senin, 13 Apr 2026, 12:10 WIBJAKARTA â Restorasi pantai merupakan langkah strategis untuk memulihkan fungsi ekologis sekaligus melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan kenaikan muka air laut.
Upaya ini tidak sekadar menata ulang garis pantai, tetapi juga mencakup rehabilitasi ekosistem seperti mangrove dan terumbu karang yang berperan sebagai pelindung alami.
Secara ekonomi, restorasi dapat meningkatkan daya tarik pariwisata dan menopang mata pencaharian masyarakat pesisir.
Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada perencanaan berbasis data, keterlibatan komunitas lokal, serta pengendalian aktivitas yang berpotensi merusak.
Tanpa pendekatan terpadu, restorasi berisiko menjadi solusi jangka pendek yang tidak mampu menahan tekanan lingkungan dalam jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan restorasi pantai di sisi utara Jembatan Cinta, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan untuk memulihkan kondisinya yang terdampak abrasi.
"Aksi ini dilakukan untuk memulihkan pantai yang mengalami abrasi sekaligus meningkatkan daya tarik wisata,â kata Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu Mustajab di Jakarta, Senin (13/4).
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan wilayah pesisir dengan mengembalikan pasir pantai yang terkikis akibat abrasi.
Menurut Mustajab, upaya ini juga dilakukan untuk mengembalikan pasir pantai yang hilang.
"Pasukan biru mengambil pasir dari tengah laut untuk kemudian dikembalikan ke area pantai,â katanya.
Mustajab menjelaskan untuk mencegah pasir kembali terkikis, pihaknya juga telah memasang geobag di sepanjang area yang direstorasi.
Ia mengatakan pengerjaan yang dimulai sejak awal Maret ini ditargetkan mencakup sepanjang 200 meter.
Setelah rampung, kawasan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan untuk berbagai aktivitas, seperti bermain pasir, olahraga voli pantai, hingga rekreasi.
âKami berharap ke depan semakin banyak pantai dengan hamparan pasir putih yang bisa dinikmati, sehingga mampu mendukung sektor pariwisata di Kepulauan Seribu,â tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Kepulauan Seribu Wahyu Maulana mengatakan pihaknya juga melakukan penataan tanggul menggunakan kubus masif di lokasi yang sama.
âTanggul sebelumnya mengalami kerusakan, sehingga dilakukan penataan ulang sepanjang kurang lebih 200 meter,â jelasnya.
Menurut dia tanggul tersebut nantinya akan dicor dan difungsikan sebagai jalur pejalan kaki maupun tempat bersantai bagi warga dan wisatawan.
Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai lebih dari 50 persen atau sekitar 110 meter.
Setelah itu, area di depan tanggul juga akan ditanami mangrove sebagai upaya perlindungan alami terhadap abrasi serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
âKami mengajak masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan dengan tidak merusak fasilitas serta menjaga kebersihan lingkungan pantai, agar kawasan tetap nyaman, aman, dan berkelanjutan,â kata dia.
- Jembatan Cinta
- Pemkab Kepulauan Seribu
- restorasi pantai
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Jumat (23/1), UBS dan Galeri24 Kompak Turun
-
Pembekalan Ketrampilan Kesiapsiagaan Warga Biak dalam Mitigasi Bencana Dampak Cuaca Ekstrem
-
Zulhas Dorong Perkebunan Rakyat Perkuat Kakao
-
Segera Selesaikan Kasus Lingkungan Terkait Penambangan Nikel Raja Ampat agar tak Runtuhkan Surga Wisata Itu
-
Bibir Kering Karena Pemakaian Lipstik, Simak 3 Kiat Mencegahnya
-
Lamine Yamal Sepakati Kontrak Baru, Barcelona Juga Negosiasi Perpanjangan dengan De Jong
-
Franco Morbidelli Sebut Mandalika sebagai Kandangnya, Siap Gaspol di MotoGP Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.