Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Energi Fosil, Investasi Energi Terbarukan Harus Diberi Insentif

4 Jumat, 10 Apr 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kurangi Energi Fosil, Investasi Energi Terbarukan Harus Diberi Insentif Kurangi Energi Fosil, Investasi Energi Terbarukan Harus Diberi Insentif Doc: antara
Ket. Presiden Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4) menargetkan Indonesia mampu menghentikan seluruh aktivitas impor bahan bakar minyak (BBM) dalam dua hingga tiga tahun ke depan guna memperkuat kemandirian energi nasional.

» Penutupan belasan PLTD dapat menghemat konsumsi solar hingga 200 ribu barel per hari.

» RUPTL menargetkan tambahan 68,5 giga watt (GW) pada tahun 2034 yang sebagian besar berasal dari energi terbarukan.

JAKARTA - Pemerintah diminta tidak terlalu banyak menyampaikan wacana transisi energi terutama ketika ada tantangan geopolitik seperti perang di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak. Transisi energi sudah terlalu lama digaungkan namun realisasinya sangat lamban.

Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, menegaskan kunci utama untuk mengurangi kebergantungan pada energi fosil ialah memberikan insentif bagi investasi energi terbarukan di sektor kelistrikan.

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 ditargetkan peningkatan dominasi energi terbarukan dan IPP (independent power producers), sehingga insentif sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut.

RUPTL terang dia menargetkan tambahan 68,5 giga watt (GW) pada tahun 2034 yang sebagian besar berasal dari energi terbarukan plus penyimpanan dengan kontribusi sekitar 76 persen.

Hal itu mendorong bauran listrik energi terbarukan pada tahun 2034 menjadi 35 persen. Ini berarti proyek renewable energi berskala besar harus benar benar terjadi. “Maka dari itu kuncinya insentif untuk listrik energi terbarukan,” tegas Esther.

Dia menyebut hingga kini kapasitas listrik di RI masih didominasi oleh energi fosil, sementara dalam RUPTL 2025-2034 menargetkan peralihan ke energi terbarukan sebagai pilar utama. Untuk mencapai hal tersebut perlunya insentif agar proyek energi terbarukan benar benar terwujud.

Presiden Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4) menargetkan Indonesia mampu menghentikan seluruh aktivitas impor bahan bakar minyak (BBM) dalam dua hingga tiga tahun ke depan guna memperkuat kemandirian energi nasional.

“Mungkin kita dua, tiga tahun lagi tidak perlu import BBM sama sekali,” kata Presiden.

Target tersebut jelas Kepala Negara akan dicapai melalui program elektrifikasi 100 gigawatt yang diharapkan tuntas dalam dua tahun. Program itu mencakup penutupan 13 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PLN yang selama ini mengonsumsi solar dalam jumlah besar.

Penutupan PLTD

Menurut Presiden, penutupan belasan PLTD tersebut secara langsung dapat menghemat konsumsi solar hingga 200 ribu barel per hari. Saat ini, Indonesia masih melakukan impor BBM sebanyak satu juta barel setiap hari, sehingga pengurangan penggunaan diesel akan memangkas ketergantungan impor sebesar 20 persen.

Selain elektrifikasi pembangkit, pemerintah juga mendorong penggunaan kendaraan listrik serta pemanfaatan sumber energi terbarukan lain seperti pengolahan kelapa sawit dan minyak jelantah menjadi avtur.

Prabowo menegaskan bahwa investasi besar-besaran akan dialokasikan untuk pembangunan pusat-pusat pengolahan atau refinery guna mendukung transformasi tersebut.

“Kita akan mandiri, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” kata Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

55 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.