Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Car Free Night Tangerang Banyak Pungli, sehingga Harus Dibentuk Antipungli?

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 07:31 WIB | Oleh:
Car Free Night Tangerang Banyak Pungli, sehingga Harus Dibentuk Antipungli? Doc: ist
Ket. tetap ada pungli

TANGERANG – Pungutan liar sepertinya sudah mandarah daging di bangsa ini. Hanya car free night saja perlu pengawasa antipungli. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten telah membentuk tim pengawasan dalam memastikan pelaksanaan Car Free Night (CFN) di kawasan Taman Elektrik mulai Jumat hingga Minggu pukul 16.00 – 22.00 WIB tanpa adanya pungutan liar (pungli) parkir kendaraan.

"Kami ingin memastikan kawasan Taman Elektrik menjadi ruang publik yang tertib, nyaman, dan aman, bagi masyarakat. Penataan ini juga difokuskan untuk menekan parkir liar, pungutan liar serta menata PKL (Pedagang Kaki Lima) agar lebih tertib,” kata Asisten Daerah Pemkot Bidang Pemerintahan Pemkot Tangerang Mulyani dalam keterangannya di Tangerang, Kamis.

Ia mengatakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertanggung jawab menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan kawasan. Sementara Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pengamanan, penertiban parkir liar, pengaturan lalu lintas, hingga pengawasan kawasan selama kegiatan berlangsung.

Selain itu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) melakukan pembinaan serta penataan PKL dan pelaku UMKM agar tetap tertib dan tidak mengganggu fasilitas umum.

Dalam mendukung pengelolaan parkir resmi, Pemkot Tangerang juga bekerja sama dengan PT TNG serta DKM Masjid Raya Al-A’zhom. Lokasi parkir resmi diarahkan di kawasan Masjid Raya Al-A’zhom, Stadion Benteng Reborn, dan Lapangan LP, guna mencegah parkir liar maupun praktik pungli.

“Pengunjung kami imbau menggunakan lokasi parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memberikan pembayaran parkir kepada oknum yang tidak bertugas resmi,” ujar Mulyani.

Pelaksanaan CFN juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Langit Biru melalui pengurangan aktivitas kendaraan di kawasan tertentu, sekaligus menghadirkan ruang publik yang sehat dan ramah keluarga.

"Kami mengajak peran aktif masyarakat untuk tertib melalui aturan yang ada demi kelancaran dan keamanan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Kebakaran Melanda Kebayoran...
Ekonomi
 Petani Gunakan Plastik Mul...

Erdogan Minta Hak Veto DK PBB Dihapus Total

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Erdogan Minta Hak Veto DK P...
Luar Negeri
Kenapa Indonesia Berharap C...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.