- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS-Iran Saling Klaim Kemen...
AS-Iran Saling Klaim Kemenangan Setelah Sepakati Gencatan Senjata
Kamis, 09 Apr 2026, 00:00 WIBWASHINGTON DC â Amerika Serikat (AS) dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu, hanya sekitar satu jam sebelum batas waktu Rabu (8/4) yang ditetapkan Presiden Donald Trump untuk mengambil tindakan militer besar terhadap Teheran.
Kesepakatan ini memicu kelegaan global, meski tetap diiringi kekhawatiran akan potensi konflik lanjutan.
Dikutip dari Channel NewsAsia, Teheran menyatakan kesediaannya untuk membuka kembali Selat Hormuz secara sementara. Jalur vital ini dilalui sebagian besar perdagangan minyak, gas, dan pupuk dunia, sehingga pembukaannya membantu meredakan tekanan terhadap perekonomian global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan semua pihak untuk âmembuka jalan menuju perdamaian abadi dan komprehensifâ, mengingat masih banyak pekerjaan untuk mencegah konflik kembali pecah.
Namun, rapuhnya kesepakatan terlihat dari insiden ledakan di Manama, Bahrain pada Rabu pagi, yang oleh otoritas setempat disebut sebagai akibat âagresi Iranâ.
Baik Washington maupun Teheran sama-sama mengklaim kemenangan dalam konflik yang berlangsung lebih dari sebulan. Trump menyebut kesepakatan ini sebagai âkemenangan total dan lengkapâ bagi AS.
Di sisi lain, Iran juga menyatakan kemenangan. Melalui Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Teheran menyebut musuhnya telah mengalami âkekalahan yang tak terbantahkan, bersejarah, dan menghancurkanâ.
Iran juga menyatakan kesediaan untuk memulai pembicaraan lanjutan dengan AS yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan pada Jumat, guna mencari jalan mengakhiri konflik.
Gedung Putih menyebut Israel turut menyetujui gencatan senjata. Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan kesepakatan itu tidak mencakup Lebanon.
Militer Israel bahkan melanjutkan operasi di Lebanon, termasuk peringatan evakuasi di wilayah dekat kota Tirus, di tengah laporan serangan baru.
Konflik ini sebelumnya dipicu serangan awal yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, serta diikuti aksi militer balasan dari berbagai pihak di kawasan.
Pembukaan Selat Hormuz
Trump sebelumnya menetapkan ultimatum agar Iran membuka Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi pemberian jalur aman selama dua minggu bagi kapal-kapal yang melintas di selat tersebut, yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
âJika serangan terhadap Iran dihentikan, angkatan bersenjata kami akan menghentikan operasi pertahanan,â ujarnya.
Pengumuman gencatan senjata langsung berdampak pada pasar global. Harga minyak anjlok lebih dari 17 persen, sementara gas alam Eropa turun hingga 20 persen. Pasar saham Asia juga menguat pada awal perdagangan Rabu.
Meski demikian, jalan menuju perdamaian permanen dinilai masih panjang. Iran mengajukan sejumlah syarat, termasuk pencabutan sanksi AS, pengakuan atas kendali di Selat Hormuz, serta penerimaan program pengayaan uranium.
Trump menegaskan isu nuklir akan menjadi bagian dari kesepakatan akhir, meski tidak merinci langkah yang akan diambil.
Di tingkat global, sejumlah negara mendorong agar gencatan senjata segera ditindaklanjuti menjadi perjanjian damai yang berkelanjutan.
Oman menekankan pentingnya solusi menyeluruh, sementara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan komitmennya untuk mendukung gencatan senjata dan mendorong pembukaan kembali Selat Hormuz secara permanen.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP, Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Indonesia Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tentara UNIFIL Asal Prancis di Lebanon
-
Kedelai Melonjak Imbas Perang, Pemerintah Janji Kawal Pasokan dan Harga
-
Gencatan Senjata di Timur Tengah Terancam Setelah Iran Lancarkan Serangan Rudal ke Israel
-
Indonesia Usul Sidang Darurat DK PBB Gandeng Prancis Terkait Gugurnya Pasukan UNIFIL
-
Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru
-
Gunung Marapi Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1,6 Kilometer Kamis Pagi
-
Menlu Marco Rubio Tegaskan Perang AS-Iran Telah Berakhir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.