- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korut Apresiasi Penyesalan...
Korut Apresiasi Penyesalan Korsel atas Pengiriman 'Drone'
Rabu, 08 Apr 2026, 02:50 WIBSEOUL - Saudari pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un yang berpengaruh pada Senin (6/4) mengatakan bahwa penyesalan yang diungkapkan Korea Selatan (Korsel) atas serangan pesawat tak berawak ke Korut pada Januari lalu adalah perilaku yang bijaksana.
Sebelumnya pada hari itu, Presiden Korsel, Lee Jae-myung, menyampaikan penyesalan kepada Pyongyang atas pengiriman drone ke Korut awal tahun ini dan menyebut tindakan itu tidak bertanggung jawab.
"Presiden Korsel secara pribadi menyampaikan penyesalan dan membicarakan langkah-langkah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Pemerintah kami mengapresiasi hal itu sebagai tindakan yang sangat bijaksana demi kepentingan negara sendiri," kata Kim Yo-jong dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita KCNA.
Seoul awalnya membantah peran resmi apapun dalam serangan pesawat tak berawak pada Januari lalu, dengan pihak berwenang menyatakan itu adalah perbuatan warga sipil, tetapi kemudian Presiden Lee mengatakan penyelidikan telah mengungkapkan bahwa ada pejabat pemerintah telah terlibat.
Korut pada Februari lalu memperingatkan akan memberikan tanggapan mengerikan jika mendeteksi lebih banyak drone yang melintasi perbatasan dari Korsel, yang mendorong Seoul untuk menyelidiki klaim tersebut.
Kim Yo-jong pun mengatakan bahwa saudara laki-lakinya menganggap pernyataan Presiden Lee sebagai manifestasi dari sikap seorang pria yang jujur dan berpikiran terbuka, tetapi juga memperingatkan Seoul untuk menghentikan provokasi sembrono apapun terhadap Korut.
"Pihak Korsel harus menyadari bahwa mereka akan dipaksa untuk membayar mahal akibatnya jika provokasi seperti pelanggaran kedaulatan terhadap negara kita terjadi lagi," demikian peringatan Kim Yo-jong.
Sejak menjabat tahun, Presiden Lee telah berupaya memperbaiki hubungan dengan Korut dan ia mengkritik pendahulunya karena diduga mengirimkan drone untuk menyebarkan propaganda di Pyongyang. Namun upaya pendekatannya yang berulang kali tersebut tidak mendapat tanggapan dari pihak Korut.
Tanggapan Seoul
Mengetahui pernyataan dari Kim Yo-jong, Kementerian Unifikasi Korsel pada Selasa (7/4) mengatakan bahwa respons konsiliatif Korut yang jarang terjadi terhadap pernyataan penyesalan Presiden Lee atas serangan pesawat tak berawak, telah menandai kemajuan yang berarti menuju pengurangan ketegangan militer.
âSeoul akan mempertahankan prinsipnya untuk menahan diri dari segala tindakan permusuhan terhadap Korut sambil melanjutkan kebijakan hidup berdampingan secara damai di Semenanjung Korea,â kata kementerian itu.
Sementara itu menurut media Korsel, Kepala Staf Kepresidenan Kang Hoon-sik mengatakan pada Selasa bahwa keputusan Presiden Lee untuk menyampaikan penyesalan mencerminkan tekadnya yang kuat untuk meredakan ketegangan militer dan memulihkan kepercayaan.
Sedangkan menurut profesor dari Universitas Kyungnam, Lim Eul-chul, mengatakan bahwa respons Korut itu sama dengan penerimaan terkendali atas pernyataan Presiden Lee, seraya memperingatkan bahwa Korsel masih dianggap sebagai negara yang bermusuhan oleh Pyongyang dan bahwa setiap pelonggaran ketegangan akan bertujuan untuk mengelola situasi, bukan berarti akan melunakkan kerangka kerja garis keras Pyongyang terhadap hubungan dua negara tersebut. AFP/ST/I-1
- Kim Jong-un
- Lee Jae-myung
- drone
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Album Debut Rookie K-pop CORTIS Tembus 600 Juta Streaming di Spotify
-
Masyarakat Mempertanyakan Adanya Isu Kuota Pencairan Restitusi Pajak, Benarkah Demikian?
-
Trump Unggah Foto Bersama Kim Jong Un, Mengklaim Ia dan Kim "Bergaul dengan Baik"
-
Insiden Maut Chiang Rai: Terowongan Jalur Kereta Api di Tailan Runtuh
-
PT DI Buka Kawasan Pabrik di Bandung untuk Destinasi Wisata Edukasi
-
Khofifah Minta Guru Maksimal Bimbing Pelajar Program ADEM Papua Jadi Generasi Unggul
-
Menhub Proyeksikan Pergerakan Angkutan Lebaran 2026 Turun 1,7 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.