Liga Champions: Mbappe Siap Jadi Pembeda, Arbeloa Andalkan Pemain Bintang Madrid Hadapi Bayern

Selasa, 07 Apr 2026, 07:30 WIB

MADRID, SPANYOL — Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan bahwa Kylian Mbappe direkrut untuk tampil dalam laga-laga besar seperti duel kontra Bayern Munich pada perempat final Liga Champions.

Mbappe, yang kini menjadi top skor Los Blancos, telah pulih dari cedera lutut yang sempat membuatnya absen sebagai starter dalam dua laga babak 16 besar melawan Manchester City. Kini dalam kondisi bugar, penyerang asal Prancis itu diproyeksikan kembali memimpin lini serang Madrid bersama Vinicius Junior di Santiago Bernabéu.

Ket. Foto: Kylian Mbappe. — Sumber: AFP

“Saya senang memiliki pemain seperti Mbappe. Dia datang ke Real Madrid untuk pertandingan seperti ini,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers, Senin (6/4) waktu setempat. “Saya yakin kita akan melihat Mbappe dalam performa terbaiknya, memimpin tim seperti yang selalu ia lakukan.”

Meski demikian, Arbeloa mengakui tantangan dalam menjaga keseimbangan tim dengan banyaknya pemain bintang di dalam skuad. Selain Mbappe dan Vinicius, nama-nama seperti Federico Valverde dan Jude Bellingham juga siap memberi dampak besar. Bellingham sendiri tengah berangsur pulih dari cedera dan berpeluang tampil.

Pada laga sebelumnya melawan Manchester City, pemain muda Thiago Pitarch serta gelandang serang Brahim Diaz memainkan peran penting. Namun, kehadiran kembali Mbappe diyakini akan mengubah pendekatan taktik tim.

“Mbappe memiliki karakteristik berbeda dibanding Brahim. Kami harus menyesuaikan cara bermain, tetapi ini adalah ‘masalah’ yang menyenangkan,” kata Arbeloa.

Sementara itu, Vinicius menegaskan bahwa dirinya memiliki chemistry yang kuat dengan Mbappe, meski sempat muncul keraguan soal kecocokan keduanya di lapangan.

“Banyak yang berbicara, tapi ‘Kyli’ ada di sini untuk membantu kami. Dia selalu memberi kepercayaan diri dan mencetak gol. Kami punya koneksi luar biasa, tidak hanya di lapangan tapi juga di luar,” ujar Vinicius.

Madrid sendiri bertekad bangkit setelah hasil kurang memuaskan di La Liga, usai kalah 1-2 dari Mallorca akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut membuat mereka tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Barcelona.

“Kami tahu jika tidak bermain 200 persen, kami tidak akan menang,” kata Vinicius. “Besok adalah hari penting, dan kami harus tampil maksimal.”

Di luar lapangan, Vinicius juga menyoroti isu rasisme yang masih terjadi di sepak bola. Ia mendukung pernyataan pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, terkait nyanyian bernuansa Islamofobia dalam laga uji coba internasional.

“Penting bagi pemain seperti Lamine untuk bersuara. Ini bisa membantu banyak orang,” ujar Vinicius. Ia menegaskan bahwa rasisme masih menjadi masalah global, namun optimistis perjuangan bersama dapat menciptakan perubahan di masa depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.