Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Dukung Magang Nasional
Selasa, 07 Apr 2026, 08:45 WIBJAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan apresiasi (reward) dan prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta Magang Nasional.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/4). menegaskan kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program magang tidak berhenti sebagai pengalaman kerja semata, tetapi benar-benar menjadi jalan bagi peserta untuk memperoleh pengakuan kompetensi yang dibutuhkan saat masuk ke dunia kerja.
Ia menilai, penguatan magang yang terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi merupakan strategi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
âKami ingin memastikan program magang tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki pengakuan resmi melalui sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),â ujar Yassierli.
Ia menilai dunia usaha memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Karena itu, keterlibatan aktif perusahaan dalam memfasilitasi sertifikasi peserta magang menjadi nilai tambah yang akan terus diperkuat pemerintah melalui reward dan prioritas program.
Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyatakan, langkah ini juga bertujuan memastikan peserta magang memperoleh standar kompetensi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri.
Dengan begitu, hasil magang tidak hanya dirasakan saat program berlangsung, tetapi juga memberi manfaat jangka lebih panjang bagi peserta ketika mencari pekerjaan atau memasuki proses rekrutmen.
âKami sangat mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi bagi peserta magang. Ini penting agar peserta memiliki bukti kompetensi yang terstandar dan diakui dunia industri,â kata Darmawansyah.
Ia menjelaskan, perusahaan yang mendukung sertifikasi kompetensi akan diprioritaskan dalam program magang ke depan, serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap berbagai layanan dan program strategis ketenagakerjaan.
âLangkah ini diharapkan menciptakan hubungan yang saling menguatkan antara pemerintah, dunia usaha, dan peserta magang, sehingga pemagangan benar-benar menghasilkan manfaat yang terukur,â ujarnya.
Saat ini, program Magang Nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan, kementerian, dan lembaga.
Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Untuk tahap I, sebanyak 14.952 peserta dijadwalkan menyelesaikan masa pemagangan pada 19 April 2026.
Peserta yang menyelesaikan program selama 6 bulan akan mendapatkan sertifikat magang, sedangkan peserta yang mengikuti lebih dari 3 bulan namun kurang dari 6 bulan akan memperoleh surat keterangan.
Ke depan, Darmawansyah mengatakan Kemnaker akan terus memperluas akses sertifikasi kompetensi melalui penguatan kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan mitra industri di berbagai sektor.
- Kemnaker
- Perusahaan
- Reward
- program magang nasional
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Perdagangan Karbon Tak Lagi Milik Korporasi, Koperasi Mulai Didorong Masuk
-
Fritz Selamat dari Gelombang Kejutan di Washington Open, Unggulan Teratas Berguguran
-
Pertamina Perluas Akses Pemasaran UMKM, Produk Lokal Kini Hadir di Semua Penerbangan Pelita Air
-
Pergeseran Demografi Jadi Alarm, Produksi Pangan Tak Bisa Lagi Jalan Lambat
-
UNIQLO Hadirkan Koleksi Hijab di Indonesia, Tiga Artis Berbagi Inspirasi Gaya Muslimah Masa Kini
-
Tim SAR Gabungan di Kepulauan Anambas Evakuasi Awak Kapal Tenggelam
-
Kemnaker Hadirkan Platform SIAPKerja, Akses Layanan bagi Calon Tenaga Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.