Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik Timur Tengah Tak Kunjung Reda, Italia Terancam Kekurangan Pasokan Energi

📅 Senin, 06 Apr 2026, 15:38 WIB | Oleh:
Konflik Timur Tengah Tak Kunjung Reda, Italia Terancam Kekurangan Pasokan Energi Doc: AFP/STEFANO RELLANDINI

ROMA - Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengakui bahwa jika situasi di Timur Tengah memburuk, negaranya dapat menghadapi kekurangan energi.

Pada Sabtu (4/4), surat kabar Corriere della Sera melaporkan penerapan pembatasan awal bahan bakar jet di empat bandara Italia, yakni di Milan, Venesia, Treviso, dan Bologna.

“Ketika ketidakstabilan meningkat di negara-negara Teluk, hal itu berdampak pada biaya energi, dunia usaha, lapangan kerja, dan pada akhirnya daya beli keluarga,” kata Meloni dalam video yang diunggah di media sosialnya.

Negara-negara Teluk Persia memainkan peran penting dalam pasar energi global, dan jika produksi di kawasan tersebut berkurang atau terhenti, harga energi akan meningkat bagi semua pihak, demikian menurut Meloni.

“Dan jika situasi memburuk, kita bisa menghadapi kondisi di mana kita tidak memiliki seluruh energi yang kita butuhkan, bahkan di Italia,” ujarnya.

Pada Jumat (3/4) dan Sabtu (4/4), Meloni mengunjungi negara-negara Teluk Persia yang menurutnya, memasok sekitar 15 persen kebutuhan minyak Italia.

“Saya membahas dengan mereka bagaimana memperkuat kerja sama, membantu menghentikan eskalasi, dan segera memulihkan kebebasan navigasi di jalur yang menjadi sandaran energi, perdagangan, dan stabilitas, dimulai dari Selat Hormuz,” jelasnya.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Peningkatan ketegangan di kawasan Teluk Persia hampir menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur penting pasokan minyak dan gas alam cair global. Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara. Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.