Libur Lebaran 2026, Wisata Wonosobo Makin Ramai dari Tahun Lalu

Minggu, 05 Apr 2026, 18:40 WIB

WONOSOBO – Libur Lebaran 2026 terasa lebih semarak, terutama kalau melihat pergerakan wisatawan yang meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sejumlah destinasi wisata kembali ramai, dari pantai, pegunungan, sampai kawasan kuliner yang dipadati pengunjung sejak awal masa liburan.

Banyak yang memanfaatkan momen ini untuk “balas dendam liburan” setelah sebelumnya lebih menahan diri. Hasilnya, tempat-tempat wisata jadi lebih hidup—penuh tawa, antrean, dan suasana hangat kebersamaan. Keluarga besar, rombongan teman, hingga pasangan muda tampak menikmati waktu luang mereka dengan cara masing-masing.

Ket. Foto: Tradisi balon udara di Kabupatan Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (22/3/2026). — Sumber: ANTARAHO-Polres Wonosobo

Peningkatan kunjungan ini juga terasa di sektor pendukung. Penginapan mulai penuh, tempat makan ramai, hingga pelaku usaha lokal ikut merasakan dampaknya. Perputaran ekonomi pun ikut terdorong, memberi angin segar bagi daerah wisata.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Pengelolaan pengunjung, kebersihan, dan kenyamanan jadi hal yang perlu dijaga supaya pengalaman wisata tetap menyenangkan. Tapi secara keseluruhan, tren peningkatan ini jadi sinyal positif bahwa sektor pariwisata kembali bergairah.

Singkatnya, Lebaran 2026 bukan cuma soal silaturahmi, tapi juga jadi momentum kebangkitan wisata—di mana orang-orang kembali bergerak, menikmati perjalanan, dan menciptakan cerita baru di berbagai destinasi.

Kunjungan wisatawan Lebaran yang berlangsung 22-29 Maret 2026 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mengalami kenaikan dari periode yang sama Lebaran tahun 2025.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat di Wonosobo, Sabtu (4/4), menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan pada Daya Tarik Wisata (DTW) mencapai total 225.222 wisatawan pada 2026 dari tahun lalu hanya sekitar 85.549 wisatawan.

"Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 62 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025," katanya.

Menurut dia, peningkatan ini didukung oleh optimalisasi pendataan di seluruh objek wisata, baik yang dikelola pemerintah daerah maupun pihak swasta.

Ia menuturkan, kunjungan yang digelar dalam rangkaian Festival Mudik Wonosobo 2026 juga mengalami peningkatan. Total kunjungan tercatat sebanyak 304.928 orang atau meningkat sekitar 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menyampaikan, naiknya kunjungan dipengaruhi oleh tingginya antusiasme masyarakat serta strategi promosi yang masif sehingga meningkatkan viralitas Festival Mudik Wonosobo 2026.

Selain itu, katanya perluasan lokasi kegiatan yang mencapai 23 titik turut memperluas jangkauan dan distribusi kunjungan wisatawan di berbagai wilayah.

Selain peningkatan jumlah kunjungan, katanya, dampak ekonomi dari penyelenggaraan kegiatan ini juga cukup signifikan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.