Alibaba Cloud Pimpin Pasar Agentic AI
Minggu, 05 Apr 2026, 23:02 WIBJAKARTA â Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, resmi dinobatkan sebagai Market Leader dalam laporan bertajuk âOmdia Market Radar: Agentic AI Development Platform in Asia and Oceania, 2026.â Dalam evaluasi mendalam terhadap 12 vendor global tersebut, Alibaba Cloud berhasil mengamankan posisi di jajaran lima pemimpin utama.
âPrestasi tersebut diraih berkat keunggulan Alibaba Cloud yang menempati peringkat tertinggi pada lima dari tujuh kategori penilaian, meliputi context engineering, model support, multi-agent framework, operation and lifecycle management, serta open source and community,â tulis siaran pers Alibaba Cloud.
Dalam laporannya, Omdia menyoroti bahwa di antara para penyedia platform pengembangan agen AI, Alibaba Cloud menonjol karena memiliki kapabilitas enterprise-grade yang lengkap. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat relevan bagi perusahaan yang ingin membangun sekaligus mengoperasikan agen AI mereka sendiri secara mandiri.
âBerbekal rekam jejak global di bidang komputasi awan, Alibaba Cloud terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi AI end-to-end yang terdepan di industri,â tambah Alibaba Cloud.
Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah peluncuran AgentRun pada Desember 2025 lalu. Platform serverless ini dirancang untuk membangun dan menjalankan agen AI di atas layanan Function Compute.
Laporan Omdia mencatat bahwa AgentRun memungkinkan pengguna merancang agen AI melalui antarmuka visual maupun bahasa pemrograman tingkat lanjut, serta mendukung teknologi multimodal retrieval-augmented generation (RAG). Pendekatan inovatif ini diklaim mampu menekan biaya kepemilikan atau total cost of ownership (TCO) pengembangan agen AI hingga 60 persen.
Selain itu, melalui Model Studio, Alibaba Cloud menyediakan akses luas ke lebih dari 140 model AI, termasuk model proprietary unggulan seperti Qwen dan Wan, serta berbagai model dari pihak ketiga. Lini model foundation open-source Qwen sendiri telah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan lebih dari 1 miliar unduhan secara global dan menghasilkan lebih dari 200.000 model turunan untuk berbagai kebutuhan bisnis berbasis teks, visual, maupun multimodal.
Momentum adopsi agentic AI di kalangan perusahaan Asia dan Oseania diproyeksikan akan terus meningkat tajam. Omdia memperkirakan pasar perangkat lunak agentic AI akan melonjak dari USD 271 juta pada 2025 menjadi USD 9,7 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) mencapai 105 persen.
Lonjakan ini mencerminkan peran agen AI yang semakin strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat transformasi digital. Sebelumnya, Alibaba Cloud juga telah diakui sebagai Market Leader dalam laporan Omdia âGenAI Cloud Titans in Asia & Oceania 2025â, yang semakin mengukuhkan portofolio AI mereka di kawasan ini.
- Cloud Computing
- Alibaba Cloud
- kecerdasan buatan (AI)
- Omdia
- transformasi digital
- Agentic AI
- Omdia Report 2026
- AgentRun
- Model Qwen
- Asia Oceania
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Telkom Bekali 260 Perempuan UMKM Keterampilan AI untuk Bisnis Digital
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
-
Perusahaan Dituntut Perkuat SDM Berbasis Teknologi untuk Hadapi Disrupsi
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
-
Amartha Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial bagi UMKM dan Ekonomi Akar Rumput
-
Tim SAR gabungan lakukan pencarian korban minibus masuk ke jurang
-
MPR RI Dukung Rumah Layak dan Keluarga Produktif Melalui BSPS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.