Misa Malam Paskah di Paroki Curug Tangerang Berlangsung Meriah dan Khidmat

Sabtu, 04 Apr 2026, 21:08 WIB

TANGERANG – Perayaan Ekaristi atau Misa Malam (Vigili) Paskah di Paroki Curug Gereja Santa Helena berlangsung meriah dan khidmat, dalam Misa pertama pukul 16:30, Sabtu (4/4).

20260404210410_paskah2.jpg

Ket. Foto: Umat membelakangi altar untuk mengikuti upacara cahaya di pintu gereja, dalam Misa Malam Paskah, di St Helena, Tangerang, Sabtu (4/4). — Sumber: aloysius

Upacara Cahaya

Meski misa pertama baru mulai pukul 16:30, gereja sudah penuh walau masih pukul 15:00. Bahkan nanti ketika misa selesai sekitar pukul19:00, umat langsung“diusir”agar segera meninggalkan parkir halaman Gereja karena umat yang akan Misa pukul 21:00 sudah antre untuk masuk Gereja.

20260404210519_paskah3.jpg

Pastor Balok menyalakan Lilin Paskah

Misa dimulai dengan upacara cahaya, untuk menyalakan Lilin Paskah, yang melambangkan terang datang dengan Kebangkitan Yesus, pada Hari Paskah. Kemudian dilanjutkan prosesi LilinPaskah dan Pujian Paskah.

20260404210748_paskah4.jpg

Prosesi Lilin Paskah menuju altar

Umat mengikuti dengan memegang lilin sebagai pelita karena lampu gereja dipadamkan. Lilin menyala melambangkan terang di tengah kegelapan. Itulah tugas umat di dunia ini agar menjadi terang di dalam kegelapan yang diakibatkan dosa manusia. Seperti biasa kemudian dilanjutkan Ekaristi diiringi koor yang menyanyikan lagu-lagu dengan membahana. Misa pertama dipimpin Pastor CB Priyanto OSC

Menag Ucapkan Selamat Paskah

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia dan mengajak untuk mendoakan kedamaian, ketenteraman, dan keharmonisan bagi bangsa Indonesia.

“Saya Nasaruddin Umar Menteri Agama Republik Indonesia, mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah Tahun 2026,” ujar Menag di Jakarta, Sabtu.

Menurut Menag, Paskah tidak hanya menjadi momentum perayaan keagamaan, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjadikan semangat Paskah sebagai landasan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial.

“Saya mengimbau agar dalam sukacita Hari Raya Paskah ini, masyarakat Kristiani juga mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni,” kata Menag.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu berharap perayaan Paskah membawa keberkahan bagi seluruh umat dan bangsa. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus merawat kebersamaan dalam keberagaman demi Indonesia yang rukun dan damai.

Umat Kristiani telah menjalani masa Prapaskah selama 40 hari, yang dilanjutkan dengan peringatan Minggu Palma serta Trihari Suci, yakni Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Vigili, hingga tiba Perayaan Paskah.

Menag berharap seluruh rangkaian ibadah tersebut semakin meneguhkan umat Kristiani dalam sukacita iman, pengharapan, dan kasih Tuhan.

  • Misa Paskah
  • misa malam paskah

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.