- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Pecat Jaksa Agung AS...
Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi
Jumat, 03 Apr 2026, 05:11 WIBWASHINGTON DC â Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Jaksa Agung Pam Bondi pada hari Rabu (1/4), menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut dan berbicara dengan Fox News Digital.Â
Trump mengkonfirmasi pemecatan tersebut dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Kamis, menggarisbawahi bahwa ia memandangnya sebagai "seorang Patriot Amerika yang Hebat dan teman yang setia" saat ia beralih ke peran yang dirahasiakan di sektor swasta.Â
"Pam telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengawasi penindakan besar-besaran terhadap kejahatan di seluruh negeri kita, dengan angka pembunuhan anjlok ke level terendah sejak tahun 1900," lanjutnya. "Kami menyayangi Pam, dan dia akan beralih ke pekerjaan baru yang sangat dibutuhkan dan penting di sektor swasta, yang akan diumumkan dalam waktu dekat."Â
Wakil Jaksa Agung Todd Blanche akan menjabat sebagai jaksa agung sementara, demikian dilaporkan Fox News pada hari Kamis.Â
"Wakil Jaksa Agung kita, dan seorang ahli hukum yang sangat berbakat dan dihormati, Todd Blanche, akan mengambil alih tugas sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung," tambah Trump dalam unggahannya. "Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!"Â
Bondi bertemu dengan Trump di Ruang Oval pada Rabu malam menjelang pidatonya kepada bangsa tentang perang di Iran, menurut dua sumber yang mengetahui pertemuan tersebut dan berbicara kepada Fox News Digital sebelum pengumuman Trump.Â
Bondi berangkat ke Florida pada Kamis pagi, menurut laporan Fox News, di mana dia akan melakukan pengambilan gambar untuk inisiatif keselamatan anak yang berafiliasi dengan NFL.Â
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, presiden dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengganti Bondi dengan Direktur Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), Lee Zeldin. Trump mengadakan pertemuan dengan Zeldin di Gedung Putih pada hari Selasa untuk membahas kebakaran hutan dan pencegahannya, di mana pembicaraan tentang transisi juga berlangsung, menurut seseorang yang mengetahui pertemuan tersebut.Â
Sumber tersebut menyampaikan kepada Fox News Digital bahwa Zeldin akan menjadi pengganti yang masuk akal, menambahkan bahwa Trump dapat berubah pikiran kapan saja.Â
Bondi mengkonfirmasi kepergiannya dari Departemen Kehakiman pada hari Kamis, dan mengatakan bahwa dia tetap "sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden Trump kepada saya untuk Membuat Amerika Aman Kembali."
"Selama bulan depan saya akan bekerja tanpa lelah untuk melakukan transisi jabatan Jaksa Agung kepada Todd Blanche yang luar biasa sebelum pindah ke peran penting di sektor swasta yang sangat saya sukai, dan di mana saya akan terus berjuang untuk Presiden Trump dan Pemerintahan ini," tulis Bondi pada hari Kamis.Â
"Memimpin upaya bersejarah dan sangat sukses Presiden Trump untuk menjadikan Amerika lebih aman dan tenteram merupakan kehormatan seumur hidup, dan dengan mudah menjadi tahun pertama Departemen Kehakiman yang paling penting dalam sejarah Amerika," tambahnya.Â
Pemecatan ini menyusul laporan New York Times baru-baru ini yang merinci bahwa Trump sedang bersiap untuk mengganti Bondi dengan Zeldin karena presiden semakin tidak puas dengan kinerjanya dalam peran tersebut.Â
Ketika awalnya ditanya tentang pertemuan dan pemecatan Bondi pada Rabu malam, Gedung Putih mengarahkan Fox News Digital ke komentar yang sama yang membela Bondi seperti yang diberikan kantor tersebut kepada Times. Â
"Jaksa Agung Pam Bondi adalah orang yang luar biasa dan dia melakukan pekerjaan yang baik," demikian komentar Trump.Â
Pemecatan itu terjadi pada hari yang sama ketika Bondi menemani Trump ke Mahkamah Agung AS pada Rabu pagi untuk mendengarkan argumen lisan dalam kasus kewarganegaraan berdasarkan kelahiran yang sangat penting.Â
Sumber-sumber yang dikonfirmasi kepada berbagai media menyatakan bahwa potensi kembalinya Zeldin ke posisi sebelumnya terjadi saat ia bersiap untuk sebuah acara bersama Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F. Kennedy Jr. pada Kamis sore untuk membuat pengumuman tentang penanganan meningkatnya kasus mikroplastik dalam air minum.
Masa jabatan Bondi di Departemen Kehakiman selalu diwarnai oleh pengawasan publik, terutama terkait janjinya untuk merilis seluruh berkas Jeffrey Epstein.Â
Dia mengatakan kepada Fox News pada awal masa jabatannya sebagai kepala Departemen Kehakiman pada bulan Februari bahwa berkas-berkas itu "sedang berada di meja saya sekarang untuk ditinjau."Â
Sedikitnya informasi yang diberikan oleh agensinya selama tahun berikutnya dan kurangnya informasi baru membuat warga Amerika frustrasi karena ia mengingkari janji untuk merilis file-file tersebut. Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.