Teheran Klaim Cadangan Energi Melimpah, Tak Khawatir Krisis Bahan Bakar

Rabu, 01 Apr 2026, 15:03 WIB

TEHERAN - Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengeklaim pihaknya tidak akan mengalami gangguan pasokan bahan bakar di tengah agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel, karena diskon penjualan minyak menyusut dan harga rata-rata naik tajam.

"Tidak ada alasan untuk khawatir terhadap pasokan bahan bakar. Langkah-langkah yang diperlukan telah diterapkan di bidang ini. Masyarakat dapat yakin bahwa tidak akan ada masalah. Diskon penjualan minyak telah turun drastis. Harga jual rata-rata telah melonjak signifikan," katanya.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Senin (30/3), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika akan meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran.

Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Iran pun membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.