Ramai Banget! 131.715 Wisatawan Kunjungi Pasaman Barat Saat Lebaran

Selasa, 31 Mar 2026, 22:45 WIB

PASAMAN BARAT – Kunjungan wisata ke Pasaman Barat selama libur Lebaran lagi naik daun. Banyak orang memanfaatkan momen pulang kampung bukan cuma buat kumpul keluarga, tapi juga sekalian jalan-jalan menikmati destinasi lokal. Suasananya jadi lebih ramai, dari tempat wisata sampai warung makan yang ikut kebanjiran pengunjung.

Tren ini nunjukin kalau wisata dekat rumah makin diminati—praktis, lebih hemat, dan tetap seru. Dampaknya juga terasa langsung ke ekonomi warga setempat, yang ikut kecipratan rezeki dari lonjakan wisatawan. Lebaran pun jadi bukan sekadar tradisi, tapi juga momen yang bikin pariwisata daerah makin hidup.

Ket. Foto: Kunjungan wisatawan di Pohon Seribu Sasak, Kabupaten Pasaman Barat saat libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. — Sumber: ANTARA/ Altas Maulana.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat kunjungan di destinasi wisata daerah itu selama libur Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah mencapai 131.715 orang selama delapan hari mulai 22 hingga 29 Maret 2026.

"Tingkat kunjungan meningkat dibandingkan pada libur Lebaran pada 2025 yang mencapai 115 ribu orang," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat, Selasa (31/3).

Menurut dia, kunjungan itu ke objek wisata Pohon Seribu Sasak, Muaro Sasak, Pantai Sikabau Koto Balingka, Silambau Kinali, RTH Air Bangis dan pemandian Lubuak Landua.

Naiknya tingkat kunjungan saat ini, katanya, dipicu oleh masa libur lebaran yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

Dia mengatakan puncak kunjungan terjadi pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3) yang didominasi oleh wisatawan domestik.

Tingginya kunjungan juga menunjukkan masih tingginya minat masyarakat untuk berwisata khususnya ke destinasi unggulan pantai.

Dia mengharapkan kebersihan, keramahtamahan pedagang dan aneka ragam kuliner harus ditingkatkan agar wisatawan betah dan mau kembali lagi.

Selain itu pengalaman yang diperoleh pengunjung selama berada di destinasi wisata Pasaman Barat dapat memberikan kesan positif, khususnya bagi masyarakat perantau yang pulang kampung.

"Semoga apa yang dilihat di destinasi wisata Pasaman Barat dapat memberikan hal-hal baik dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat, terutama yang berada di perantauan,” ujarnya.

Pihaknya juga akan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui kelompok sadar wisata agar terus meningkatkan pengelolaan wisata yang ada.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.