Para Menlu G7 Desak Iran Buka Selat Hormuz

Minggu, 29 Mar 2026, 09:22 WIB

MOSKOW - Para menteri luar negeri negara kelompok G7, Jumat (27/3) menyatakan bahwa kebebasan navigasi di Selat Hormuz yang saat ini praktis diblokir oleh Iran harus dipulihkan secepat mungkin.

"Kami menegaskan kembali perlunya pemulihan permanen kebebasan navigasi yang aman dan bebas hambatan di Selat Hormuz yang sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817 dan Hukum Laut," demikian bunyi pernyataan bersama yang dirilis usai pertemuan di Kota Vaux-de-Cernay, Prancis.

Ket. Foto: Para menteri luar negeri negara kelompok G7, Jumat (27/3) menyatakan bahwa kebebasan navigasi di Selat Hormuz yang saat ini praktis diblokir oleh Iran — Sumber: the Peninsula Qatar

Para diplomat kelompok G7 juga mendesak penghentian serangan terhadap warga sipil serta infrastruktur sipil.

"Tidak ada pembenaran untuk penargetan sengaja terhadap warga sipil dalam situasi konflik bersenjata serta serangan terhadap fasilitas diplomatik," katanya.

Para menteri luar negeri itu juga menekankan pentingnya meminimalisir dampak konflik di Iran terhadap mitra regional, warga sipil, dan infrastruktur penting, serta perlunya mengkoordinasi upaya bantuan kemanusiaan.

"Kami fokus pada nilai kemitraan yang beragam, koordinasi, dan inisiatif pendukung, termasuk untuk meredakan guncangan ekonomi global seperti gangguan pada rantai pasokan ekonomi, energi, pupuk, dan komersial yang berimbas langsung terhadap warga negara kami," bunyi pernyataan tersebut.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian melakukan balasan, dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Peningkatan ketegangan di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto terhadap Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Situasi itu juga berdampak terhadap tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan sehingga mendorong terjadinya lonjakan harga.

  • Penutupan Selat Hormuz

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.