- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dubes RI: Pencarian 3 ABK ...
Dubes RI: Pencarian 3 ABK WNI Musaffah 2 di Selat Hormuz Masih Dilakukan
Minggu, 29 Mar 2026, 14:25 WIBABU DHABI - Pencarian 3 Anak Buah Kapal (ABK) WNI kapal tug Musaffah 2 masih dilakukan oleh otoritas Oman dan Persatuan Emirat Arab (PEA). Kata Duta Besar RI untuk PEA, Judha Nugraha dalam keterangan tertulis pada Sabtu, (28/3).
Dubes Judha menyebut, KBRI Abu Dhabi berkoordinasi dengan KBRI Muscat terus menangani insiden ledakan di kapal tug Musaffah 2 di Selat Hormuz. Dubes Judha mengungkapkan, hingga saat ini ketiga ABK WNI masing-masing berinisial M, S dan A, belum ditemukan.
âTiga awak WNI yang hilang masih blm ditemukan. Otoritas Oman dan Otoritas PEA belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil pencarian para korban,â ujar Dubes Judha.
Sedangkan, seorang WNI selamat yang bertugas sebagai kapten kapal atas nama Rano Djama, telah selesai menjalani operasi luka bakar dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit.
KBRI Abu Dhabi juga telah menerbitkan paspor baru, dikarenakan paspor lama Rano turut tenggelam bersama kapal Musaffah 2.
âKBRI telah membantu penerbitan paspor baru dan juga memfasilitasi hak kompensasi dari pihak perusahaan. Yang bersangkutan berencana menjalankan masa cuti di Indonesia, setelah kondisi kesehatannya lebih baik,â kata Dubes Judha.
âTerkait hak-hak gaji para korban, KBRI Abu Dhabi terus berkomunikasi dengan perusahaan.â
Sebelumnya terjadi kebakaran 1 tug boat bernama Musaffah 2, berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA), di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman. Kabar insiden yang terjadi Jumat, 6 Maret dini hari ini diterima KBRI Abu KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat di hari yang sama.
Perwakilan RI segera berkoordinasi dengan otoritas PEA dan Oman, dan pihak perusahaan Safeen Prestige. Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total 7 personil berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina.
Empat awak selamat, sedangkan tiga awak lainnya masih dalam proses pencarian. Khusus kondisi empat awak WNI, satu WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini. ils/I-1
- Kemlu RI
- Perlindungan WNI
- ABK WNI
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Dubes Agus Widjojo Wafat, Kemlu Beri Penghormatan Terakhir di Gedung Pancasila
-
Indonesia -AS Siap Teken Perjanjian Tarif
-
Wali Kota Makassar Temui Korban Banjir Biringkanaya, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi
-
Jelang Pemilu Bangladesh, KBRI Dhaka Ingatkan WNI Perhatikan Keamanan dan Tetap Waspada
-
Pemprov Sulawesi Tenggara Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Kemlu RI Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan
-
Gestur Menag RI di Vatikan Dipandang Pesan Iman dan Perdamaian Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.