Trump dan Xi Jinping akan Bertemu di Beijing 14-15 Mei 2026
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 10:25 WIB | Oleh: Tim PenulisWASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan, Rabu (25/3), ia akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada bulan Mei setelah sebelumnya menunda pertemuan karena perang melawan Iran.
Trump mengatakan ia menantikan kunjungan "monumental" tersebut, yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret, dan akan menjamu Xi dan istrinya di Washington akhir tahun ini.
"Pertemuan saya dengan Presiden Tiongkok yang Terhormat, Presiden Xi Jinping, yang awalnya ditunda karena operasi militer kita di Iran, telah dijadwal ulang, dan akan berlangsung di Beijing pada tanggal 14 dan 15 Mei," kata Trump di jaringan media sosial Truth miliknya.
Trump mengatakan para pejabat AS dan Tiongkok sedang "menyelesaikan persiapan" untuk kunjungan "bersejarah" ke Beijing dan Washington.
"Saya sangat menantikan untuk menghabiskan waktu bersama Presiden Xi dalam apa yang saya yakin akan menjadi Peristiwa Monumental," tambah Trump.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gedung Putih telah mengumumkan tanggal baru tersebut tak lama sebelum unggahan media sosial Trump.
Trump dijadwalkan melakukan perjalanan ke Beijing antara 31 Maret dan April untuk pertama kalinya dalam masa jabatan keduanya, untuk sebuah pertemuan puncak yang bertujuan untuk memperbaiki hubungan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.
Presiden Tiongkok dan AS bertemu di Korea Selatan pada bulan Oktober di sela-sela pertemuan puncak regional, dan menyepakati gencatan senjata dalam perang dagang yang dipicu oleh tarif global Trump yang luas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun Trump mengatakan pada 16 Maret, ia telah meminta Tiongkok untuk menunda pertemuan tersebut sementara ia menangani perang di Timur Tengah.
"Karena perang, saya ingin berada di sini, saya harus berada di sini, saya merasa. Jadi kami telah meminta agar kami menundanya sekitar satu bulan," kata Trump kepada wartawan saat itu.
Gedung Putih tetap bungkam mengenai apakah penjadwalan ulang kunjungan secara resmi berarti Trump mengharapkan perang dengan Iran, sekutu Tiongkok, akan berakhir pada saat itu.
"Kami selalu memperkirakan sekitar empat hingga enam minggu (untuk durasi operasi militer melawan Iran), jadi Anda bisa menghitungnya sendiri," tambah Sekretaris Pers Karoline Leavitt.
"Presiden Xi memahami bahwa sangat penting bagi presiden untuk berada di sini selama operasi tempur ini. Dia jelas memahami permintaan untuk menunda dan menerimanya."
Namun, para analis memperkirakan Tiongkok akan berada dalam posisi yang lebih kuat untuk mendapatkan konsesi dari Trump ketika ia akhirnya berkunjung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (6)
27 Mar 2026, 11:11 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas27 Mar 2026, 11:11 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas27 Mar 2026, 11:12 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas27 Mar 2026, 20:55 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas27 Mar 2026, 20:55 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas27 Mar 2026, 20:55 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!