Polres Cianjur Catat Lebih 550 Ribu Kendaraan Melintas pada Lebaran 2026
Jumat, 27 Mar 2026, 08:51 WIBCIANJUR â Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat jumlah kendaraan yang keluar dan masuk di jalur utama Cianjur selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 sekitar 551.750 kendaraan, yang juga memicu peningkatan perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Kamis (26/3), mengatakan dari ratusan ribu kendaraan tersebut sebagian besar melintas di perbatasan Cianjur-Bogor sebanyak 208.776 kendaraan saat arus mudik dan balik.
Pemudik dengan sepeda motor mendominasi melintas di perbatasan CianjurâBogor sebanyak 123.468 unit, angka tersebut merupakan hasil data rekapitulasi keluar masuk kendaraan pada 20â25 Maret 2026.
Jika dirinci, maka dari 551.750 kendaraan keluar masuk Cianjur dengan rincian 208.776 unit yang melintasi perbatasan Cianjur-Bogor, 158.064 unit melintas di perbatasan Cianjur-Bandung, dan 184.910 unit melintas di perbatasan Cianjur-Sukabumi.
"Kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor dengan jumlah 123.468 unit kendaraan dan mobil mencapai 40.943 unit kendaraan dengan volume kendaraan tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026," katanya.
Polres mencatat sepanjang musim mudik dan balik Lebaran 2026, angka kecelakaan sementara adalah jumlah korban jiwa delapan orang dan luka-luka 16 orang, atau menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Aang juga menyampaikan perputaran ekonomi di sepanjang jalur utama Cianjur meningkat karena sebagian besar pemudik beristirahat di warung dan rumah makan yang banyak terdapat di sepanjang jalur mudik.
"Tentunya berimbas juga pada perekonomian karena pusat keramaian, warung, dan rumah makan, serta hotel di kawasan Puncak-Cianjur ramai dikunjungi pemudik dan wisatawan selama libur hari raya," katanya.
Meningkatnya perekonomian di Cianjur, dibenarkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur Nano Indrapraja, yang menyebut tingkat hunian tertinggi terlihat pada hari kedua setelah Lebaran, yakni rata-rata hunian mencapai 70 persen, namun ada yang mencapai 80 persen terutama hotel berbintang dan ternama di kawasan Puncak-Cipanas.
"Kami memprediksi tingkat hunian akan tetap tinggi sampai akhir bulan Maret seiring habisnya libur panjang lebaran tepatnya Minggu 29 Maret, namun jumlahnya tidak akan lebih tinggi dari pekan sebelumnya," kata dia.
Tingkat hunian hotel pada libur lebaran tahun 2026 itu disebut Nano sama dengan tahun sebelumnya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polres Sigi Bangun SPPG Demi Pemenuhan Makan Bergizi Gratis
-
Bursa Kerja Tahunan Jadi Andalan Kabupaten Penajam untuk Menekan Angka Pengangguran
-
Satgas Kuala TNI–Jhonlin Laksanakan Tradisi Meugang Bersama Warga Aceh Tamiang
-
Piala Dunia 2026 Dapat Disaksikan Gratis melalui TVRI
-
Pemprov DKI Dorong Transformasi Pasar Tradisional Lewat Lomba Digitalisasi Pasar 2025
-
Hansi Flick Sebut Joan Garcia Malaikat Penyelamat Barcelona
-
Polres Cianjur Masih Selidiki Peristiwa Kebakaran Horor Truk Tangki BBM Terbakar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.