Masyarakat Akui Terbantu Sejumlah Program Mudik Gratis

Kamis, 26 Mar 2026, 15:49 WIB

JAKARTA --  Sejumlah masyarakat mengaku terbantu dengan berbagai program mudik gratis (mutis) Lebaran 2026 yang diselenggarakan pemerintah maupun instansi lainnya.

Program ini dinilai meringankan beban biaya perjalanan sekaligus mempermudah akses pulang kampung.

Ket. Foto: Sejumlah pemilir tiba di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (26/3). — Sumber: ANTARA/Bayu Saputra

Salah satu pemilir, Tini (48), saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Kamis, mengaku merasakan langsung manfaat program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ia bersama anaknya mengikuti program tersebut untuk pulang ke Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan keberangkatan dari Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Tini menuturkan, selama 33 tahun merantau di Jakarta, ia mengaku baru tiga kali merasakan mudik Lebaran.

“Sangat terbantu. Selama ini jarang mudik, tapi dengan program ini jadi bisa pulang,” ujarnya.

Ia juga bercerita perjalanan arus balik menuju Jakarta memakan waktu sekitar 8 jam dan terpantau cukup padat.

Hal senada disampaikan Tabrani (31), pemilir asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang mengikuti program mudik gratis yang difasilitasi salah satu fraksi DPR RI.

Ia mengaku perjalanan pergi ke Lubuklinggau, hingga kembali ke Jakarta berlangsung relatif lancar.

“Secara umum lancar, hanya sempat ada sedikit kemacetan di dermaga,” ujarnya.

Tabrani berharap ke depan semakin banyak pihak yang menyelenggarakan program serupa dengan kuota yang lebih besar. Selain itu, ia juga menyoroti perlunya perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah jalur mudik.

“Harapannya kuotanya ditambah dan jalan yang rusak bisa diperbaiki. Di pelabuhan juga alurnya bisa lebih diatur supaya tidak macet saat puncak (arus mudik)” katanya.

Sebagaimana diketahui, program mudik gratis Lebaran tahun ini memang digelar oleh berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga perusahaan BUMN.

Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan terjangkau.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut program mudik dan arus balik turut mendorong peningkatan aktivitas masyarakat di Ibu Kota selama periode libur Lebaran.

Ia mengungkapkan jumlah kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Jakarta mengalami peningkatan signifikan.

Kawasan Monumen Nasional (Monas) tercatat dikunjungi 126.790 orang pada 22-24 Maret, sementara Kebun Binatang Ragunan mencapai 222.991 pengunjung, dan Taman Impian Jaya Ancol sekitar 155.000 pengunjung.

Selain itu, peningkatan juga terjadi pada penggunaan transportasi umum saat kebijakan transportasi publik gratis pada 21-22 Maret. Jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) tercatat mencapai 135.117 orang, naik sekitar 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan Lintas Rel Terpadu (LRT) sebanyak 9.987 penumpang atau meningkat sekitar enam persen

  • mudik gratis

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.