Italia Kembali di Ambang Gagal ke Piala Dunia

Kamis, 26 Mar 2026, 06:34 WIB

ROMA - Tim nasional Italia kembali berdiri di tepi jurang kegagalan. Dalam satu laga hidup-mati di Bergamo, Jumat (27/3) dini hari WIB, Gli Azzurri harus menundukkan Irlandia Utara demi menjaga asa tampil di Piala Dunia, ajang yang ironisnya telah dua edisi terakhir dilewatkan Italia.

Pemenang duel sarat tekanan ini akan melangkah ke final playoff zona Eropa menghadapi Wales atau Bosnia-Herzegovina, dengan satu tiket menuju putaran final sebagai taruhan. Status empat kali juara dunia tak lagi menjadi jaminan bagi Italia.

Ket. Foto: Para pemain timnas Italia — Sumber: Istimewa

Sejak mengangkat trofi pada tahun 2006, perjalanan Italia justru kerap tersendat. Bahkan, keberhasilan menjuarai Piala Eropa 2020, yang digelar pada tahun 2021, tak mampu menghapus noda kegagalan menembus dua Piala Dunia terakhir.

Kini, ancaman itu kembali nyata. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Italia harus melewati jalur playoff. Dua percobaan sebelumnya berakhir pahit, masing-masing disingkirkan oleh Swedia dan Makedonia Utara.

Perjalanan menuju titik ini pun penuh gejolak. Kekalahan telak 0-3 dari Norwegia pada awal kualifikasi memaksa Luciano Spalletti angkat kaki. Federasi kemudian menunjuk Gennaro Gattuso, yang sempat memberi harapan lewat enam kemenangan beruntun.

Namun, harapan itu runtuh ketika Italia kembali bertemu Norwegia. Alih-alih mengejar selisih gol demi finis di puncak grup, mereka justru dipermalukan 1- 4 di Milan. Erling Haaland menjadi mimpi buruk dengan dua golnya. Sedangkan publik San Siro meluapkan kekecewaan.

“Atmosfer di San Siro saat itu sangat berat bagi para pemain,” ujar Gattuso. Tim butuh energi berbeda, suasana yang lebih dekat. Di Bergamo, tim berharap dukungan itu bisa menjadi kekuatan tambahan. Tapi yang terpenting, timharus menunjukkan karakter dan menang.

Secara historis, Italia jelas di atas angin. Mereka belum pernah kalah dari Irlandia Utara sejak 1958. Namun, kenangan lima tahun lalu masih membekas, ketika hasil imbang tanpa gol di Belfast menggagalkan langkah mereka lolos langsung ke Qatar 2022, yang berujung tragedi kekalahan dari Makedonia Utara.

Irlandia Utara datang tanpa beban, namun dengan ambisi besar. Dalam tujuh kunjungan sebelumnya ke Italia, mereka selalu kalah dengan agregat mencolok 2-16, bahkan enam kali gagal mencetak gol. Terakhir kali mereka menjebol gawang Italia terjadi pada tahun 1961. Meski demikian, pelatih Michael O’Neill menolak tunduk pada statistik.

“Sejarah memang tidak berpihak kepada kami, tetapi pertandingan ini akan ditentukan langkah di lapangan,” katanya. Timadalah skuad muda yang berani, disiplin, dan siap menantang siapa pun.

Target mereka jelas: mengakhiri penantian 40 tahun untuk kembali tampil di Piala Dunia. Setelah gagal tipis ke Russia 2018 akibat kalah agregat dari Swiss, kini mereka harus menaklukkan Italia di kandangnya sebelum melangkah ke rintangan terakhir.

Kondisi Tim

Italia menghadapi badai cedera jelang laga krusial ini. Kapten Napoli Giovanni Di Lorenzo absen di lini belakang. Sedangkan Alessandro Bastoni dan Gianluca Mancini masih berkutat dengan masalah kebugaran. Riccardo Calafiori menjadi kabar baik setelah dinyatakan fit.

Di sektor depan, Gianluca Scamacca diragukan tampil. Federico Chiesa sudah lebih dulu mundur dari skuad dan digantikan Nicolo Cambiaghi. Gattuso kini mempertimbangkan Mateo Retegui, Moise Kean, serta Francesco Pio Esposito, yang tengah tajam dengan tiga gol dari empat laga kualifikasi terakhir. Sandro Tonali juga masih dalam pemantauan kondisi fisik.

Di kubu tamu, Irlandia Utara kehilangan Dan Ballard akibat cedera hamstring. Lini belakang kemungkinan diisi kombinasi Ruairi McConville, Ciaron Brown, atau Eoin Toal untuk mendampingi Paddy McNair. George Saville kembali dari skorsing, bersama Shea Charles, Ali McCann, dan penjaga gawang Pierce Charles yang telah pulih. Namun, absennya kapten Conor Bradley serta Jamal Lewis menjadi kerugian besar di sektor sayap pertahanan. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

Italia 3-5-2

Donnarumma

Calafiori, Mancini, Bastoni

Cambiaso, Tonali, Locatelli, Barella, Dimarco

Kean, Retegui

Irlandia Utara 5-3-2

P. Charles

Hume, McConville, Brown, McNair, Devenny

Saville, S. Charles, McCann

Price, Reid

  • Italia

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.